Akurat

Indonesia Terbuka: Targetkan Satu Gelar, PBSI Andalkan Tunggal Putra dan Ganda Putra

Leo Farhan | 7 Mei 2025, 17:17 WIB
Indonesia Terbuka: Targetkan Satu Gelar, PBSI Andalkan Tunggal Putra dan Ganda Putra
 
 
AKURAT.CO, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP PBSI, Ricky Soebagja, menyebut skuad Cipayung memiliki peluang juara pada gelaran Indonesia Terbuka 2025 lewat sektor tunggal putra dan ganda putra.
 
Hal tersebut disampaikan Ricky Soebagja dalam perayaan Hari Ulang Tahun PP PBSI ke-74 yang berlangsung di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Rabu (7/5).
 
"Di ganda putra peluang baik, di tunggal putra juga baik. Jadi saya rasa di sektor ganda putra dan tunggal putra menurut saya peluang cukup besar tanpa melihat sektor-sektor lain," kata Ricky Soebagja.
 
 
Dalam turnamen Indonesia Terbuka yang merupakan BWF World Tour Super 1000 yang bergulir di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 3-8 Juni 2025 mendatang, dua sektor tersebut dinilai bakal tampil menjanjikan dengan tidak mengecilkan sektor lainnya.
 
Untuk targetnya sendiri, PBSI berharap Jonatan Christie dan kolega bisa membawa pulang satu gelar juara pada Indonesia Terbuka 2025
 
"Target kami adalah menggondol satu gelar juara dari tunggal putra atau ganda putra. Sektor yg lain diharapkan terjadi kejutan," kata Ricky.
 
"Persiapan yang optimal menghadapi Indonesia Open ditambah dengan penampilan yang bagus di Sudirman Cup, juga bermain di kandang sendiri, saya yakin para atlet bisa tampil maksimal di turnamen ini."
 
 
Ricky juga menyoroti penampilan atlet tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan, yang sempat memberikan kejutan di babak penyisihan Piala Sudirman 2025.
 
Alwi Farhan menyingkirkan atlettunggal putra peringkat tiga dunia asal Denmark, Anders Antonsen.
 
"Alwi harus yakin dan percaya kemampuannya di Sudirman Cup (sudah sangat) baik mengalahkan nomor tiga dunia. Ini pengalaman yang harus betul betul dijadikan oleh Alwi satu pelajaran betul," ujar Ricky.
 
Sedikit mengomentari sektor tunggal putri, Ricky menyebut salah satu andalan Merah Putih, Putri Kusuma Wardani, diminta untuk lebih bisa mengembangkan permainan.
 
"Tunggal putri yang paling penting adalah progress dari para atlet dari sebelumnya."
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H