Manisnya Gelar Penutup Karier Sang Penguasa Ganda Campuran, Happy Retirement Zheng Si Wei!

AKURAT.CO, Pasangan ganda campuran bulutangkis nomor satu dunia, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong, menutup musim ini dengan meraih gelar juara BWF World Tour Finals 2024.
Zheng Si Wei yang menyatakan pensiun mulai tahun depan tidak ingin pertandingan terakhirnya di Final BWF berakhir dengan kekalahan.
Zheng Si Wei menunjukkan mentalitas juara dengan penampilan gigih seperti yang biasa dia tampilkan untuk merebut setiap gelar utama gelaran bulutangkis.
Baca Juga: Final BWF: China Borong Tiga Gelar, Zheng Si Wei Masuki Pensiun sebagai Kampiun di Hangzhou
"Saya memberikan 200 persen kemampuan saya di lapangan. Saya hanya menginginkan satu hasil (menang). Ini adalah akhir yang sempurna bagi kami. Saya sangat menikmati turnamen ini," kata Zheng sebagaimana dikutip dari laman resmi BWF.
Pada laga final di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium, Hangzhou, China, Minggu (15/12), Zheng/Huang sukses mengatasi perlawanan wakil Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, dengan rubber set (21-18, 14-21, dan 21-17).
Gelar di Hangzhou adalah trofi BWF World Tour Finals keempat bagi Zheng/Huang. Sekaligus merupakan gelar terbanyak yang pernah diraih oleh pemain atau pasangan manapun sepanjang bergulirnya kejuaraan.
"Kami ingin menang dalam pertandingan (dua set) langsung. Tetapi, pertandingan itu ternyata menjadi pertandingan yang berkesan. Kami akan mengingat pertandingan ini untuk waktu yang lama, begitu pula para penggemar," ucap Zheng.
Baca Juga: Gelar Juara Sudah tak Lagi Menarik, Zheng Si Wei Pensiun di Usia 27 Tahun
Permainan eksplosif menjadi ciri khas Zheng. Tekad pantang menyerah selalu ditunjukkan untuk melewati setiap kejuaraan dan tantangan yang menentukan perjalanannya menuju puncak sektor ganda campuran selama beberapa tahun terakhir.
Ketika Zheng Si Wei menetapkan pikirannya pada sesuatu, pebulutangkis berusia 27 tahun itu akan berusaha mewujudkannya.
Selepas laga final Final BWF 2024, pemilik emas Olimpiade Paris 2024 ini tidak lupa berterimakasih dan mengapresiasi peran Huang Ya Qiong sebagai rekannya selama tujuh tahun terakhir.
"Kami memenangi turnamen pertama kami bersama-sama dan sekarang kami memenangi turnamen terakhir kami bersama-sama. Kami adalah pasangan ganda campuran yang sempurna," katanya.
"Saya senang kemitraan kami telah menunjukkan kepada semua orang bahwa seseorang tidak boleh menyerah, baik dalam kompetisi maupun kehidupan."
Dengan kepergian Zheng Si Wei dari pertandingan-pertandingan resmi BWF, bulutangkis tidak hanya kehilangan seorang atlet, tetapi juga simbol ambisi yang tak kenal lelah.
Atlet bulutangkis China itu meninggalkan warisan berharga, ketahanan, tekad, daya juang, dan komitmen yang tak tergoyahkan untuk bisa meraih gelar juara pada cabang olahraga tepok bulu.
Happy Retirement Zheng Si Wei!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









