Akurat

Mulyo Handoyo Mulai Pimpin Kepelatihan Pelatnas PBSI di Final BWF Pekan Depan

Leo Farhan | 6 Desember 2024, 16:05 WIB
Mulyo Handoyo Mulai Pimpin Kepelatihan Pelatnas PBSI di Final BWF Pekan Depan

AKURAT.CO, Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menunjuk Mulyo Handoyo sebagai koordinator tim pelatih Pelatnas Cipayung untuk periode 2024-2028 di bawah Ketua Umum M Fadil Imran.

Sekjen PP PBSI, Ricky Subagja, mengatakan bahwa tugas pertama Mulyo Handoyo sebagai koordinator tim pelatih akan dimulai di turnamen penutup musim, BWF World Tour Finals (WTF) 2024 atau Final BWF, di Hangzhou, China, 11-15 Desember mendatang.

Selain Mulyo Handoyo, Ricky Subagja juga menyampaikan bahwa pelatih yang mendampingi atlet juga masih sama dengan yang sudah bertugas selama ini. PBSI sendiri masih punya proses yang harus dilewati untuk menentukan pelatih di masing-masing sektor.

Baca Juga: Pengurus PP PBSI Periode 2024-2028 Resmi Dilantik, Ada Taufik Hidayat dan Mulyo Handoyo

"Untuk pendampingan masih (pelatih yang sama). Tapi, kami juga memasukkan Pak Mulyo untuk me-monitoring di sana. Jadi Pak Mulyo berangkat ke sana untuk melihat lah kondisi dan tim kita," jelas Ricky di Pelatnas Cipayung, Jakarta, (6/12).

"Setelah World Tour Final ini, kami masih nunggu kan. Ada proses recruitment juga, jadi kita tunggulah, pelatih-pelatih di sektor mana dan sebagainya."

Tim bulutangkis Indonesia berhasil mengirimkan wakil di lima sektor yang dipertandingkan di WTF 2024, di antaranya Jonatan Christie, Gregoria Mariska Tunjung, Fajar Alfian/Muhammad Rian Arsianto, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, Febriana Dipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi, dan Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja.

Sebelum WTF 2024, beberapa atlet Pelatnas dikembalikan ke klubnya masing-masing untuk turun di Kejuaraan Nasional PBSI 2024 sektor klub beregu campuran.

Namun, atlet yang lolos ke WTF tidak diizinkan memperkuat klubnya masing-masing demi persiapan maksimal di turnamen penutup musim ini.

Baca Juga: Gelar Seleksi Terbuka untuk Pelatnas Cipayung, PBSI Buka Peluang untuk Pelatih Asing

"Nah, ini juga kita sepakati, kita setujui, artinya untuk mempersiapkan WTF final ini juga tetap mereka berlatih, mereka tetap fokus, karena ini event BWF akhir tahun," terang Ricky.

Dari enam wakil yang turun, semuanya punya peluang. Namun, Ricky mengatakan bahwa sektor tunggal dan ganda putra yang memiliki peluang yang lebih besar untuk mengamankan gelar juara.

"Ya, kalau melihat dari penampilan di akhir atau sebelum WTF final ini, kemarin ada Tur Asia, tunggal putra juga cukup baik hasilnya. Kesempatan kita di tunggal putra juga ada, di ganda putra juga ada," kata Ricky.

"Tunggal Putri kita lihat kemarin memang Gregoria ada beberapa kendala sebelumnya Tur Asia. Tetapi, kondisi sekarang juga sudah baik, persiapannya juga sudah baik."

Tim bulutangkis Indonesia rencananya akan bertolak ke Hangzhou, China, Minggu, 8 Desember 2024, sebelum mengawali laga pada 11-15 Desember mendatang.

Walau bisa dibilang mepet, namun Ricky menyebut dua hari di Hangzhou sudah cukup bagi pemainnya untuk beradaptasi dengan cuaca di China.

"Adaptasi saya rasa cukup, tinggal bagaimana, sisa waktu yang ada sampai dengan waktunya, para pemain tetap bisa menjaga performanya, tetap menjaga kesehatannya," kata Ricky menuntaskan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H