Akurat

Adaptasi Tim Parabulutangkis di Paris Berjalan Lancar

Leo Farhan | 25 Agustus 2024, 20:42 WIB
Adaptasi Tim Parabulutangkis di Paris Berjalan Lancar
 
AKURAT.CO Rombongan kontingen Indonesia, termasuk sembilan atlet parabulutangkis, sudah tiba di Paris, Prancis, pada Rabu (21/8/2024) lalu.
 
Dalam beberapa hari ini, tim parabulutangkis Indonesia juga sudah menjalani latihan di venue yang disediakan panitia Paralimpiade 2024.
 
Tim tidak mengalami kesulitan dengan cuaca dingin Kota Paris.
 
Salah satunya, Khalimatus Sadiyah, bahkan merasa cuaca di sana malah mengingatkannya dengan daerah Tawangmangu di Kabupaten Karanganyar.
 
"Adaptasi awal ini aman semuanya. Cuaca di Paris hampir sama seperti ketika di Tawangmangu," kata Khalimatus Sadiyah, dikutip Minggu (25/8/2024).
 
 
Adaptasi mulus juga dirasakan Leani Rayri Oktila. Peraih dua medali emas dan satu perak Paralimpiade Tokyo 2020 ini bahkan sudah satu tahun mulai mempersiapkan diri untuk adaptasi makanan selama di Paris.
 
"Makanannya cocok karena untuk mempersiapkan diri menuju Paralimpiade ini, saya sudah lebih dari setahun tidak makan nasi," jelasnya.
 
Dihapusnya nomor ganda putri SL 3 - SU 5 membuat Leani bisa fokus penuh pada nomor tunggal putri SL 4 dan ganda campuran bersama Hikmat Ramdani di nomor SL 3 - SU 5.
 
Leani mengaku persiapan yang dijalaninya saat ini lebih baik, mengingat sebelumnya sempat akan sulit lantaran dia baru saja melahirkan pada Juli 2022 lalu.
 
"Memang banyak perubahan, tetapi saya juga mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh. Saya rasa tahun ini saya bisa maksimal," kata Leani.
 
 
Ada harapan untuk nomor ganda campuran SL 3 - SU 5 terjadi All Indonesian Final, yang mungkin dilakukan Leani Ratri Oktila/Hikmat Ramdani dan Khalimatus Sadiyah/Fredy Setiawan.
 
Sejauh ini tim parabulutangkis Indonesia masih belum menjajal arena pertandingan di Porte de La Chapelle Arena, Paris, yang bakal digunakan sebagai venue pertandingan.
 
Terlepas dari hal tersebut, tim pelatih optimistis parabulutangkis Indonesia bisa membawa pulang setidaknya satu emas, dua perak dan tiga perunggu.
 
Untuk itu, satu hari sesi latihan di arena pertandingan akan dimanfaatkan sebaik mungkin, di mana laga perdana sudah mereka lakoni pada Rabu (28/8/2024).
 
"Dari sisi pengalaman pada single event sebelumnya, kita masih berada pada titik aman, yang penting jangan ada kendala apa-apa saat di lapangan. Insya Allah bisa," jelas pelatih Hary Susanto.
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
W
Editor
Wahyu SK