Akurat

Final BWF: Evaluasi dari Australia, Antonius Budi Fokus Genjot Stamina dan Power Fajar/Fikri

Leo Farhan | 26 November 2025, 17:44 WIB
Final BWF: Evaluasi dari Australia, Antonius Budi Fokus Genjot Stamina dan Power Fajar/Fikri
 
AKURAT.CO, Pasangan ganda putra bulutangkis Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, terus mematangkan persiapan jelang tampil di Final BWF atau BWF World Tour Finals (WTF) 2025.
 
Pelatih Kepala Ganda Putra Utama Pelatnas PBSI, Antonius Budi Ariantho, menegaskan bahwa performa duo ini menunjukkan tren positif selama delapan turnamen terakhir. Namun masih ada beberapa aspek yang harus diperkuat untuk menghadapi Final BWF.
 
Menuju keberangkatan tim yang diperkirakan pada 14 Desember mendatang, Antonius menegaskan fokus latihan kini berada pada maintenance fisik.
 
 
"Beberapa minggu ini kita tambah sedikit untuk fisiknya. Evaluasi kemarin soal stamina dan power akan kita perkuat," kata Antonius di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Rabu (26/11).
 
"Power dan tekanan saat menyerang harus ditambah. Defense juga harus dibaguskan lagi. Kalau dua itu meningkat dan mereka konsisten, hasilnya bisa jauh lebih baik."

Chemistry Fajar/Fikri Sudah Matang Setelah Delapan Turnamen

Fajar/Fikri memang baru delapan turnamen bermain bersama setelah sempat mengalami bongkar pasangan di awal musim. Namun, menurut Antonius, perkembangan mereka sangat menjanjikan.
 
Selain itu, Antonius juga menilai bahwa pengalaman yang dimiliki kedua pemainnya itu juga berperan besar dalam stabilnya performa mereka.
 
"Chemistry sudah baik, komunikasi di lapangan juga bagus. Tinggal menambah serangan dan pertahanan saja," ucapnya.
 
"Mereka sudah punya pengalaman panjang. Fajar senior, Fikri juga sudah pernah juara sejak tahun lalu. Motivasi individunya tinggi, mereka belajar dari hasil-hasil sebelumnya supaya lebih konsisten."
 
 
Terkait masa depan pasangan ini menuju Olimpiade Los Angeles 2028, Antonius mengisyaratkan bahwa Fajar/Fikri berpeluang besar dipertahankan hingga tiga tahun ke depan.
 
"Dengan hasil 2025 yang sudah terlihat, saya sebagai pelatih pasti teruskan sampai Olimpiade. Tinggal stamina Fajar harus dijaga, power dan endurance-nya ditambah," katanya.
 
Fajar/Fikri kini berada dalam kondisi mental dan teknis yang solid untuk bersaing di WTF 2025, menghadapi pasangan-pasangan terbaik peringkat 1–8 dunia.
 
Antonius menekankan bahwa yang terpenting anak asuhnya bisa bermain maksimal. Karena dia tahu memang tidak mudah tampil di WTF lantaran pesertanya adalah delapan pemain terbaik dunia.
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H