Perkuat Diplomasi Olahraga di Dakar 2026, NOC Indonesia Jajaki Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade 2028

AKURAT.CO, Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) memanfaatkan momentum penyelenggaraan Youth Olympic Games (YOG) atau Olimpiade Junior Dakar 2026 di Senegal untuk mengintensifkan diplomasi olahraga internasional.
Langkah "jemput bola" ini dilakukan guna memboyong berbagai kejuaraan kualifikasi dunia untuk Olimpiade ke Tanah Air demi melapangkan jalan atlet Merah Putih menuju Olimpiade 2028 Los Angeles.
Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menggalang serangkaian pertemuan strategis dengan para pimpinan Komite Olimpiade Internasional (IOC) serta federasi olahraga dunia di sela-sela ajang YOG Dakar 2026.
Fokus utamanya adalah menjajaki peluang Indonesia sebagai tuan rumah event sanction Olimpiade, seperti kejuaraan dunia dan seri kualifikasi penentuan.
Baca Juga: Emas Asian Games Jadi Batu Loncatan, Leo/Daniel Alihkan Fokus Incar Tiket Olimpiade LA 2028
"Pada kesempatan Youth Olympic Games Dakar 2026, kami bertemu langsung dengan para pimpinan federasi internasional, IOC, dan berbagai organisasi olahraga dunia," kata Raja Sapta, Rabu (4/11/2026) setempat.
"Kami memanfaatkan kesempatan ini untuk menjajaki peluang agar Indonesia bisa menjadi tuan rumah kejuaraan internasional, khususnya yang berkaitan dengan jalur kualifikasi Olimpiade."
Oktohari Temui Pimpinan Federasi Dunia untuk Kualifikasi Olimpiade
Dalam gerilya diplomasinya di Dakar, sosok yang akrab disapa Okto tersebut menggelar diskusi bersama deretan petinggi olahraga global.
Di antaranya adalah Presiden World Skate Sabatino Aracu, Presiden ITTF Petra Sörling, Presiden IWF Mohammed Jalood, Presiden World Aquatics Husain Al-Musallam, Presiden World Climbing Marco Maria Scolaris, Presiden World Gymnastics Morinari Watanabe.
Ada juga Presiden UCI David Lappartient, Presiden World Triathlon Antonio Fernández Arimany, Presiden BWF Khunying Patama Leeswadtrakul, Presiden Kehormatan FIA Jean Todt, hingga Presiden USOPC Gene Sykes.
Diplomasi ini membuahkan respons awal yang positif. Beberapa federasi internasional, khususnya cabang panjat tebing dan olahraga skating, membuka peluang bagi Indonesia untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah kompetisi dunia, dengan tetap memperhitungkan kesiapan teknis penyelenggaraan.
Selain itu, NOC Indonesia juga menginisiasi pembicaraan awal terkait rencana penyelenggaraan kejuaraan tinju internasional di Indonesia, termasuk opsi kawasan Bali, pada November atau Desember 2027 mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 2Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 5Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 6Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini: Barcelona vs Aston Villa, MU vs AS Roma
- 7Prediksi Skor Dortmund vs Betis 5 November 2026: Mampukah Die Borussen Hentikan Rekor Sempurna Tim Tamu?
- 8Kalender Jawa 4 November 2026: Watak Weton Rabu Kliwon yang Dikenal Berwibawa
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit







