Akurat

SEA Games: Jadi Perhatian Rival, Ayustina Delia Priatna Amankan Perunggu Scratch Putri

Leo Farhan | 18 Desember 2025, 19:31 WIB
SEA Games: Jadi Perhatian Rival, Ayustina Delia Priatna Amankan Perunggu Scratch Putri
 
AKURAT.CO, Atlet balap sepeda putri Indonesia, Ayustina Delia Priatna, berhasil mempersembahkan medali perunggu pada nomor scratch putri SEA Games Thailand 2025 yang digelar di Hua Mak Velodrome, Bangkok, Kamis (18/12).
 
Partai final berlangsung ketat, pembalap yang karib disapa Ayu itu harus bersaing sengit dengan para pembalap terbaik Asia Tenggara di SEA Games kali ini.
 
Medali emas diraih Zubir Nur Aisyah Mohamad dari Malaysia disusul Valencia Tan asal Singapura yang merebut perak. Sementara Ayustina finis di posisi ketiga untuk mengamankan perunggu bagi Indonesia.
 
 
Ayu mengaku balapan kali ini berjalan cukup berat karena dirinya menjadi perhatian utama para rival. Kondisi tersebut membuat ruang geraknya terbatas sepanjang perlombaan.
 
"Balapan hari ini cukup sulit karena hampir semua pembalap fokus ke saya. Jadi agak susah buat break away atau ambil inisiatif. Itu cukup mengganggu dan bikin balapannya terasa berat," ujar Ayustina usai lomba.
 
Meski hanya membawa pulang perunggu, Ayustina tetap bersyukur dengan hasil yang diraih. Apalagi, nomor scratch bukanlah target utamanya di SEA Games kali ini, setelah sebelumnya ia sukses mempersembahkan medali emas di nomor individual time trial (ITT).
 
"Sebenarnya target saya cuma di ITT. Di nomor ini enggak ada target khusus, cuma tambahan saja. Alhamdulillah masih bisa dapat bronze," ucapnya.
 
Ayu juga mengungkapkan bahwa keterbatasan persiapan menjadi tantangan tersendiri. Ia mengaku sudah cukup lama tidak berlatih di lintasan velodrome dan hanya sempat menjajal trek Hua Mak satu kali sebelum lomba.
 
 
"Sudah lama enggak latihan track, dan di sini juga cuma sekali coba. Jadi dapat perunggu itu sudah sangat saya syukuri," katanya.
 
Balapan scratch putri ini terasa semakin emosional bagi Ayustina. Ia mengaku kondisi mentalnya cukup terpengaruh setelah mengetahui rekan-rekannya di tim putra mengalami diskualifikasi pada hari yang sama.
 
"Emosional banget karena teman-teman putra lagi kena musibah, ada yang didiskualifikasi. Itu cukup kerasa dan kebawa ke balapan hari ini," tuturnya.
 
Meski begitu, Ayu menegaskan tidak ada kendala teknis berarti selama lomba. Penyesuaian dengan sepeda lintasan menjadi tantangan utama, namun tidak sampai mengganggu performanya secara signifikan.
 
"Secara teknis enggak ada masalah besar. Cuma penyesuaian karena lama enggak latihan track. Lebih ke teknis balapan saja, apalagi semua negara benar-benar memantau saya," jelasnya.
 
Menatap agenda ke depan, Ayustina mulai mengalihkan fokus ke target jangka menengah dan panjang. Ia menyebut kejuaraan Asia pada Februari mendatang sebagai agenda terdekat, sekaligus bagian dari persiapan menuju Asian Games dan perburuan poin Olimpiade.
 
"Insyaallah kata head coach ada Kejuaraan Asia sekitar Februari di Arab, road race. Itu target terdekat, sambil persiapan ke Asian Games dan mudah-mudahan bisa cari poin ke Olimpiade," kata Ayustina.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H