Akurat

SEA Games: Renang Indonesia Lampaui Target, Panen 11 Medali dengan 3 Emas

Leo Farhan | 16 Desember 2025, 21:01 WIB
SEA Games: Renang Indonesia Lampaui Target, Panen 11 Medali dengan 3 Emas
 
Laporan langsung Akurat.co dari SEA Games Thailand didukung oleh Jamkrindo dan Telkomsel.
 
AKURAT.CO, Tim renang Indonesia menutup kiprahnya di SEA Games Thailand 2025 dengan catatan membanggakan. Berlaga pada hari terakhir cabang olahraga renang, Senin (15/12), skuad Merah Putih sukses melampaui target dengan torehan tiga medali emas, tiga perak, dan lima perunggu.
 
Tambahan medali Indonesia pada hari terakhir cabang renang SEA Games Thailand yang berlangsung di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand, Bangkok, tersebut diawali dari nomor 200 meter gaya punggung putra.
 
Perenang Indonesia, Farrel Armandio Tangkas, finis di posisi kedua dan berhak atas medali perak dengan catatan waktu dua menit 01,63 detik. Sementara rekan setimnya, Jason Donovan Yusuf, harus puas berada di posisi kedelapan usai membukukan waktu detik menit 07,70 detik.
 
 
Medali perak tersebut menjadi yang kedua bagi Farrel di SEA Games Thailand 2025 setelah sebelumnya juga meraih perak pada nomor 100 meter gaya punggung putra.
 
Namun, ia mengakui bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diperbaiki untuk menghadapi agenda-agenda besar ke depan.
 
"Yang pasti rasanya senang. Kebetulan hari ini ulang tahun papa saya, jadi bisa kasih kado medali perak. Tapi, masih banyak yang perlu ditingkatkan untuk SEA Games 2027 dan Asian Games tahun depan," ujar Farrel.
 
Keran medali tim renang Indonesia kembali mengalir dari nomor 50 meter gaya dada putra. Felix Viktor Iberle finis di posisi ketiga dengan catatan waktu 28,02 detik dan meraih medali perunggu.
 
Sementara M Dwiky Raharjo menempati posisi ketujuh setelah mencatatkan waktu 28,55 detik. Meski naik podium, Felix mengaku belum sepenuhnya puas dengan performanya.
 
 
"Pertama saya ingin berterima kasih, tapi memang saya belum puas. Tidak semua berjalan sesuai rencana," ucap Felix.
 
 
Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E Rahardjo, menyampaikan rasa syukur atas capaian para atlet renang Merah Putih. Terlebih banyak kejutan yang juga berhasil dihadirkan tim renang Indonesia.
 
"Banyak kejutan dari perenang muda seperti Jason Donovan yang meraih dua emas, kemudian Masniari yang mampu mempertahankan medali emas," kata Harlin.
 
"Memang ada nomor yang belum sesuai harapan, seperti 50 meter gaya dada yang hanya meraih perunggu, dan itu akan menjadi bahan evaluasi."
 
Ia menegaskan, hasil SEA Games ini akan menjadi pijakan menuju Asian Games mendatang dan memetakan siapa-siapa perenang yang berpeluang meraih medali.
 
"Untuk Asian Games, kami berharap bisa kembali meraih medali. Terakhir Indonesia mendapat medali renang di Asian Games tahun 1990. Kami akan evaluasi dan memetakan perenang yang berpeluang minimal meraih perunggu," katanya.
 
Selain renang lintasan, cabang renang artistik Indonesia juga melampaui target di SEA Games Thailand 2025 dengan menyumbangkan dua medali perunggu dari nomor duet free dan team free.
 
Dengan demikian, total perolehan medali dari cabang akuatik yang telah menyelesaikan pertandingan, yakni renang dan renang artistik, mencapai 13 medali dengan rincian tiga emas, tiga perak, dan tujuh perunggu.
 
Tak hanya medali, atlet-atlet Indonesia juga mencatatkan prestasi lain dengan memecahkan empat rekor nasional. Masniari Wolf membuka pemecahan rekor nasional di nomor 50 meter gaya punggung putri dengan waktu 28,80 detik.
 
Rekor nasional berikutnya lahir dari nomor estafet 4x200 meter gaya bebas putra melalui Made Aubrey Jaya, M Akbar Putra Taufik, Liquor Harrison Andoko, dan Nicholas Karel Subagyo dengan catatan waktu tujuh menit 27,17 detik.
 
Dua rekor nasional lainnya diborong perenang muda Nadia Aisha Nurazmi di nomor 50 meter gaya bebas putri. Nadia awalnya memecahkan rekor dengan waktu 26,08 detik, sebelum kembali mempertajam catatannya menjadi 25,68 detik.
 
Peluang penambahan medali dari cabang akuatik Indonesia di SEA Games Thailand masih terbuka mengingat nomor polo air putra dan putri, loncat indah, serta renang perairan terbuka (open water swimming/OWS) masih akan dipertandingkan hingga 20 Desember mendatang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H