Akurat

SEA Games: Borong Emas di Hari Terakhir, Wushu Indonesia Kunci Status Juara Umum

Leo Farhan | 16 Desember 2025, 02:17 WIB
SEA Games: Borong Emas di Hari Terakhir, Wushu Indonesia Kunci Status Juara Umum
 
 
Laporan langsung Akurat.co dari SEA Games Thailand 2025 didukung oleh Jamkrindo dan Telkomsel.
 
AKURAT.CO, Timnas Wushu Indonesia kembali menegaskan dominasinya di Asia Tenggara dengan mempertahankan gelar juara umum cabang olahraga wushu pada SEA Games Thailand 2025.
 
Tambahan dua medali emas dari nomor sanda memastikan Indonesia tidak hanya melampaui target, tetapi juga mengulang prestasi gemilang yang diraih pada SEA Games Kamboja 2023.
 
Bertanding di The Government Complex Building C, Thung Song Hong, Lak Si, Bangkok, Senin (15/12), kontingen Merah Putih tampil impresif pada hari terakhir pertandingan wushu dengan memborong empat medali emas dan satu perunggu.
 
 
Dua emas terakhir disumbangkan atlet sanda, Tharisa Dea Florentina dan Samuel Marbun. Sementara medali perunggu diraih Harry Brahmana.
 
Sebelumnya, Indonesia lebih dulu mengamankan emas lewat Patricia Geraldine di nomor gabungan Changquan, Jianshu, dan Qiangshu, serta dari nomor Duilian Bare Handed yang diperkuat Ahmad Ghifari Fuaiz, Ahmad Ghozali Fuaiz, dan Terrence Tjahyadi.
 
Dengan hasil tersebut, Timnas Wushu Indonesia menutup SEA Games Thailand 2025 dengan koleksi lima medali emas, tiga perak, dan satu perunggu.
 
Raihan ini bukan hanya melampaui target tiga emas yang ditetapkan, tetapi juga memastikan Indonesia kembali keluar sebagai juara umum cabang olahraga wushu.
 
Pada SEA Games Kamboja 2023, Indonesia meraih gelar juara umum dengan enam emas, enam perak, dan dua perunggu.
 
 
Prestasi serupa juga pernah dicapai saat menjadi tuan rumah SEA Games Jakarta–Palembang 2011 dengan raihan delapan emas, tiga perak, dan tiga perunggu.
 
Di sektor sanda, Tharisa Dea Florentina tampil dominan pada partai final kelas 56 kilogram putri. Atlet andalan Indonesia itu menang meyakinkan 2-0 berkat kombinasi pukulan dan tendangan agresif yang terus menekan lawan.
 
"Saya senang dan bangga bisa mempertahankan medali emas," kata Tharisa.
 
Kesuksesan Indonesia berlanjut lewat Samuel Marbun yang tampil di luar dugaan pada final kelasnya. Ia sukses menaklukkan atlet tuan rumah, Charuwat Khunphe, dengan skor 2-0.
 
"Saya senang dan bangga karena ini merupakan medali emas pertama saya. Di SEA Games Kamboja 2023, saya hanya mendapat medali perunggu," kata Samuel.
 
Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Sanda PB WI, Sudarsono, memberikan apresiasi atas penampilan dua atlet tersebut.
 
Menurutnya, Tharisa memang sudah diprediksi mampu mempertahankan emas, sementara Samuel tampil melampaui ekspektasi.
 
"Tharisa tampil cukup bagus dan sesuai prediksi. Tetapi Samuel Marbun tampil di luar ekspektasi. Dia pintar membaca permainan lawan," ujar Sudarsono.
 
Wakil Bendahara PB WI yang juga Ketua Pengprov WI DKI Jakarta, Gunawan Tjokro, menilai keberhasilan mempertahankan gelar juara umum tidak terlepas dari konsistensi program pembinaan yang dijalankan PB WI di bawah kepemimpinan Ketua Umum Airlangga Hartarto.
 
"Ini hasil kerja keras atlet, pelatih, dan seluruh tim, serta komitmen kuat PB WI dalam pembinaan jangka panjang. Program yang dijalankan Pak Airlangga terbukti mampu menjaga wushu Indonesia tetap berada di level tertinggi Asia Tenggara," kata Gunawan.
 
 
 
 
 
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H