Akurat

Rizki Juniansyah Pecahkan Rekor, Erick Thohir Sebut Bukti Kualitas Atlet Indonesia di Dunia

Leo Farhan | 7 Oktober 2025, 18:34 WIB
Rizki Juniansyah Pecahkan Rekor, Erick Thohir Sebut Bukti Kualitas Atlet Indonesia di Dunia
 
AKURAT.CO, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, mengapresiasi prestasi gemilang lifter muda Indonesia, Rizki Juniansyah, yang meraih dua medali emas dan satu perunggu pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2025 di Forde, Norwegia, Senin (6/10) setempat.
 
"Ia bukan hanya mempersembahkan dua medali emas dari ajang bergengsi kejuaraan dunia, tapi juga berhasil memecahkan rekor dunia. Ini bukti nyata kualitas atlet Indonesia di level dunia," kata Menpora Erick Thohir di Jakarta, Selasa (7/10).
 
Menurut Erick Thohir, capaian luar biasa ini tak lepas dari dukungan dan peran aktif Ketua Umum PB PABSI, Rosan Roeslani, yang sejalan dengan arahan dan harapan besar Presiden Prabowo Subianto agar atlet Indonesia terus berjaya di pentas internasional.
 
 
"Saya juga mengucapkan selamat kepada lifter kebanggaan kita lainnya, Rahmat Erwin Abdullah dan Eko Yuli Irawan, yang turut menyumbangkan medali di kejuaraan dunia ini," imbuh Erick.
 
Menpora menegaskan, Pemerintah melalui Kemenpora akan terus memberikan dukungan penuh terhadap cabang olahraga angkat besi sebagai cabang prioritas nasional.
 
"Kemenpora akan terus fokus mendukung para atlet angkat besi untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa. Sesuai pesan Presiden Prabowo, para atlet diharapkan terus mengharumkan nama Indonesia dan menunjukkan semangat patriotik di berbagai ajang kelas dunia," tegasnya.

Dua Emas dan Rekor Dunia dari Forde

Rizki Juniansyah tampil luar biasa di kelas 79 kilogram putra. Lifter berusia 22 tahun itu meraih emas pertama pada nomor clean & jerk dengan angkatan seberat 204 kilogram yang sekaligus memecahkan rekor dunia.
 
 
Emas kedua disumbangkan dari total angkatan seberat 361 kilogram, hanya terpaut satu kilogram dari rekor dunia total angkatan. Sementara pada nomor snatch, lifter peraih emas Olimpiade Paris 2024 itu meraih perunggu setelah mencatat angkatan 157 kilogram.
 
Rekan setimnya, Rahmat Erwin Abdullah, juga menambah kebanggaan Indonesia dengan meraih medali perak di kelas yang sama usai mencatatkan angkatan seberat 203 kilogram pada clean & jerk.
 
Sedangkan lifter senior, Eko Yuli Irawan menyumbang medali perunggu pada nomor snatch lewat angkatan 137 kilogram, setelah dua percobaan awalnya gagal.
 
Capaian ini menegaskan dominasi Indonesia di cabang angkat besi dunia. Sekaligus menjadi bukti keberlanjutan prestasi lintas generasi dari Eko Yuli hingga Rizki Juniansyah dan Rahmat Erwin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H