Akurat

Demi Sejarah dan Warisan, Canelo Alvarez Pilih Terence Crawford Ketimbang David Benavidez

Leo Farhan | 27 Juni 2025, 18:15 WIB
Demi Sejarah dan Warisan, Canelo Alvarez Pilih Terence Crawford Ketimbang David Benavidez

AKURAT.CO, Pertarungan tinju dunia antara Saul "Canelo" Alvarez melawan Terence Crawford dipastikan bakal menjadi salah satu duel tinju paling panas di tahun ini.

Duel tersebut rencananya akan berlangsung di Stadion Allegiant, Las Vegas, Amerika Serikat, Sabtu 13 September 2025. Sekaligus menandai langkah strategis Canelo yang memilih menghadapi Crawford ketimbang David Benavidez.

Berbicara di Podcast The GOATS, petinju berusia 33 tahun itu menyebut bahwa pertarungannya melawan Terence Crawford menawarkan catatan sejarah dan warisan yang lebih besar dibanding melawan Benavidez.

Baca Juga: Deal! Canelo Alvarez vs Terence Crawford Digelar di Arab Saudi September Mendatang

"Kalau Anda lihat karier Terence Crawford dan Benavidez, jelas berbeda. Crawford adalah juara tak terbantahkan di dua kelas berbeda. Dia sudah banyak bertarung dalam laga kejuaraan. Itu memberikan kontribusi besar bagi warisan saya, dan itu yang terpenting bagi saya saat ini," kata Canelo Alvarez.

Petarung asal Mexico itu juga baru saja kembali mencatat kemenangan dominan atas William Scull di Riyadh, Arab Saudi, yang mengukuhkan kembali statusnya sebagai juara tak terbantahkan di kelas 168 pon untuk kedua kali sepanjang kariernya.

Sementara itu, Benavidez mengalihkan fokus ke kelas berat ringan. Setelah gagal mengamankan duel melawan Canelo, ia naik kelas dan merebut gelar interim WBC dengan mengalahkan Oleksandr Gvozdyk pada musim panas lalu.

Baca Juga: Canelo Alvarez Sesumbar Bakal Nodai Catatan tak Terkalahkan Terence Crawford

Gelar itu kemudian berubah menjadi gelar penuh setelah Dmitry Bivol memutuskan mengosongkan sabuk demi mengejar pertarungan trilogi dengan Artur Beterbiev.

Laporan terbaru menyebutkan bahwa Benavidez dijadwalkan melakukan pertahanan pertama atas sabuk WBC barunya sebelum akhir tahun 2025.

Nama petinju Inggris, Callum Smith, dikabarkan menjadi kandidat kuat lawan bagi petinju asal Phoenix berusia 28 tahun tersebut.

Dengan semua keputusan yang diambil, Canelo menunjukkan bahwa pada tahap ini dalam kariernya, bukan sekadar duel yang dicari, melainkan pertarungan yang mampu memperkuat warisan dan menorehkan sejarah yang lebih dalam dalam dunia tinju.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H