Djarum Foundation Teken MoU dengan KONI untuk Selenggarakan PON Bela Diri 2025
Leo Farhan | 17 Juni 2025, 18:49 WIB

AKURAT.CO, Djarum Foundation dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat bersama PT Perada Swara Production baru saja menandatangani perjanjian kerja sama (MoU) untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025.
Penandatanganan MoU itu terlaksana di kantor KONI Pusat, Senayan, Jakarta, Selasa (17/6). Rencananya, PON Bela Diri 2025 ini akan berlangsung di GOR Djarum Kaliputu, Kudus, Jawa Tengah, pada Oktober mendatang.
Menyambut kerjasama ini, Ketua Umun KONI Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman, mengapresiasi dukungan penuh yang diberikan Djarum Foundation dalam even nasional dua tahunan yang perdana ini.
Kolaborasi sinergis ini diharapkan dapat berjalan lancar, serta mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang akan mengharumkan nama bangsa di ajang multi event internasional yang lebih prestisius.
"PON Bela Diri 2025 ini adalah salah satu terobosan yang kami lakukan, karena di PON 2028 akan lebih di fokuskan kepada cabang olahraga (yang tampil di) Olimpiade," kata Marciano di kantornya, Selasa (17/6).
"Untuk itu KONI Pusat mencari cara agar cabang-cabang olahraga lain yang tidak dipertandingkan (di PON 2028) punya even nasional yang busa menjadi salah satu tolak ukur pembinaan."
PON Bela Diri 2025 rencananya akan mempertandingkan 10 Cabor bela diri mulai dari, Pencak Silat, Tarung Derajat, Karate, Taekwondo, Gulat, Judo, Jujitsu, Sambo, Kempo, dan Wushu.
Kolaborasi Djarum Foundation dengan organisasi olahraga di Tanah Air bukanlah yang pertama. Selama ini mereka konsisten menorehkan jejak prestasi dalam dunia olahraga melalui pembinaan atlet bulutangkis, sepakbola putri usia dini, atletik, panahan, dan berbagai ajang Kejuaraan Nasional lainnya.
Kehadiran PON Beladiri 2025 juga menjadi salah satu langkah lanjutan yang signifikan dalam mendukung potensi besar atlet-atlet bela diri di Indonesia.
Perwakilan Djarum Foundation, Martin Basuki Hartono, menyatakan pihaknya menyambut positif inisiasi dari KONI Pusat dalam mencetuskan even bela diri nasional ini.
Menurutnya atlet-atlet dari cabor bela diri sudah sepatutnya memiliki wadah unjuk kemampuan demi meraih prestasi membanggakan seperti cabor lain, melalui kompetisi yang berkelanjutan.
"Kami ingin menjadi bagian dari perjalanan para atlet menuju podium internasional layaknya Asian Games, SEA Games, hingga Olimpiade," kata Martin.
"Kami melihat event ini sebagai panggung awal bagi para atlet muda untuk menyiapkan diri menuju ke sana. Kami berharap perjalanan ke depan, bukan hanya medali, tapi juga dapat menghasilkan orang-orang bberkualitas."
Momentum kerjasama antara KONI dan Djarum Foundation ini menjadi titik awal dari sinergi antar lembaga demi menyukseskan perhelatan olahraga bela diri tingkat nasional yang akan datang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









