Mengenal Sambo, Olahraga Bela Diri Rusia yang Awalnya Dipakai Tentara Soviet

AKURAT.CO Sebagai pemimpin Rusia, Presiden Vladimir Putin selalu menunjukkan perhatian dan ketertarikannya pada Sambo. Ia pun telah berulang kali menegaskan upaya pemerintahannya agar seni bela diri asli Rusia itu bisa menembus ajang Olimpiade.
Lalu apa sebenarnya Sambo, dan bagaimana seluk beluknya?
Pada dasarnya Sambo adalah seni bela diri dan olahraga tempur tanpa menggunakan senjata atau hanya dengan tangan kosong. Sambo pun pertama kali dikembangkan dan dipraktekkan oleh Tentara Merah Soviet pada awal 1920-an, untuk meningkatkan kemampuan bertarung mereka dengan tangan kosong.
Nama 'SAMBO' berasal dari akronim Rusia SAMozashchita Bez Oruzhiya, yang secara harfiah berarti 'pertahanan diri tanpa senjata'.
Sambo awalnya dikembangkan untuk militer sebagai cara untuk mengakhiri pertarungan secepat dan seefisien mungkin. Gaya bertarung dengan cepat ini lantas berkembang menjadi olahraga kompetitif.
Karenanya, trik dasar olahraga ini adalah mengakhiri pertandingan dengan cepat dengan mengontrol serta mengunci kaki lawan.
Olahraga ini memiliki banyak kemiripian dengan judo dan jujutsu, tetapi juga menggabungkan berbagai jenis gulat dan berbagai sistem pertahanan diri.
Sambo menggabungkan aspek ground fighting atau pertempuran darat dan grappling dari judo dan gulat, seperti lemparan dan submission atau penyerahan, dengan penggunaan teknik bertarung berdiri seperti meninju, menendang, serangan lutut, dan serangan siku.
Sambo muncul pada awal abad ke-20 sebagai bagian dari rejimen pelatihan tangan kosong yang dibuat untuk Tentara Merah Uni Soviet. Ada tiga orang yang dianggap telah berperan penting dalam penciptaan Sambo, seperti dikutip dari puchermedia.
Salah satunya adalah Viktor Spiridonov, seorang veteran Perang Dunia I, yang memiliki latar belakang yang luas dalam gulat dan seni bela diri seperti jujutsu Jepang.
Spiridonov bekerja dengan Tentara Merah sebagai instruktur dan pelatih di Dynamo, pusat pelatihan fisik untuk Komisariat Rakyat untuk Urusan Dalam Negeri (NKVD). NKVD ini sendiri merupakan lembaga yang menaungi urusan dalam negeri Uni Soviet, dan berada langsung di bawah naungan Partai Komunis se-Uni Soviet.
Karena cedera lengan yang diderita akibat Perang Dunia I, Spiridonov pun akhirnya fokus pada teknik yang bisa dia lakukan, yakni menekankan gerakan daripada kekuatan.
Tujuan Spiridonov saat itu adalah menggabungkan aspek paling efektif dari berbagai gaya gulat dan seni bela diri untuk digunakan dalam sistem pertarungan baru dengan tangan kosong.
Gaya yang dikembangkan Spiridonov lantas dikenal sebagai 'samoz', yang bisa digunakan oleh para praktisi yang memiliki fisik lebih lemah atau terluka.
Sementara Spiridonov mengembangkan gaya bertarungnya sendiri, seorang pria bernama Vasili Oshchepkov juga bekerja dengan Tentara Merah. Sama seperti Spiridonov, Oshchepkov tengah mengembangkan sistem pertarungan baru dengan mengandalkan tangan kosong.
Di masa mudanya, Oshchepkov belajar judo dan berlatih di Akademi Kodokan Jigoro Kano Jepang. Pada tahun 1913, Oshchepkov menjadi orang Rusia pertama yang mendapatkan sabuk hitam. Ia lalu melanjutkan untuk mendapatkan sabuk hitam gelar kedua dari Kano pada tahun 1917.
Oshchepkov kemudian membawa bekal pengetahuannya tentang judo ke Rusia. Dari situlah, tekniknya digabungkan dengan pelatihan pertarungan tangan kosong di angkatan Tentara Merah.
Sejak itu, baik Spiridonov dan Oshchepkov, keduanya telah menjadi sosok yang berperan penting dalam membentuk gaya bertarung tangan kosong yang baru. Sayang, keduanya jarang bertemu. Namun, karena itu juga, sambo bisa tercipta dengan 'teknik penyerbukan silang', yang dikembangkan para siswa dan staf militer yang telah berlatih dengan kedua pria itu.
-Sempat hilang-
Kendati begitu, sambo sempat hampir raib sebelum resmi dimulai. Pada tahun 1937, ketegangan antara Uni Soviet dan Jepang meningkat. Pemimpin Uni Soviet, Joseph Stalin, paranoid tentang mata-mata Jepang. Akibatnya, hubungan dekat Oshchepkov dengan Jepang membuatnya dijebloskan ke dalam gulag. Oshchepkov pun dikenai tuduhan sebagai mata-mata.
Bersamaan dengan itu, sambo ikut terkena imbasnya. Stalin juga menaruh curiga dengan gaya bertarung itu karena kaitannya dengan teknik seni bela diri Jepang.
Butuh upaya orang ketiga, Anatoly Kharlampiyev, salah satu murid Oshchepkov, untuk menyelamatkan sambo. Kharlampiyev mampu mencapai ini melalui manuver politik yang gesit dan menulis ulang sejarah sambo dengan menekankan akar gaya bertarung Rusia dalam samoz Spiridonov.
Akhirnya, pada tahun 1938, sambo dinyatakan sebagai Seni Bela Diri Tanah Air oleh Komite Olahraga Negara Seluruh Uni Soviet dan menjadi olahraga tempur resmi negara. Tanpa kecerdasan dan intervensi Kharlampiyev ini, sambo mungkin akan hilang dalam jagad seni bela diri dunia. Kharlampiyev pun secara resmi dikenal sebagai, 'Bapak olahraga sambo'.
-Sambo, Olimpiade, dan jenisnya-
Demonstrasi sambo pemuda ditampilkan sebagai bagian dari upacara pembukaan Olimpiade Musim Panas 1980 di Moskow. Namun, sambo belum menjadi olahraga resmi Olimpiade. Meskipun upaya terus-menerus telah dilakukan oleh komunitas sambo dan dukungan kuat dari Presiden Putin, selaku Presiden Kehormatan Federasi Sambo Internasional (FIAS).
Menurut FIAS, Kejuaraan Sambo Dunia 2016 di Sofia, Bulgaria, menarik lebih dari 500 atlet dari 80 negara. Sementara jumlah pasti orang yang berlatih sambo di seluruh dunia tidak diketahui, Presiden FIAS, Vasily Shestakov dikutip pada tahun 2013 mengatakan lebih dari 410 ribu orang di Rusia berlatih olahraga sambo.
Seperti banyak seni bela diri, sambo juga memiliki filosofi yang mempromosikan pengembangan pribadi, disiplin diri, persahabatan, dan rasa hormat. Sambo mempromosikan nilai-nilai ini selain meningkatkan kekuatan, stamina, dan daya tahan, itu membuat seni bela diri ideal untuk orang dewasa dan anak-anak.
Ada beberapa gaya sambo yang berbeda, tetapi seni bela diri dibagi menjadi dua kategori utama: sambo olahraga dan sambo tempur.
Sambo olahraga adalah bentuk kompetitif dari sambo, dan mirip dengan gulat dan judo. Gerakan umumnya termasuk bergulat, takedown, dan kunci kaki, yang mirip dengan bar lengan tetapi eksekusi menggunakan kaki.
Sambo tempur, sementara itu, merujuk pada gaya sambo yang digunakan secara ketat oleh militer. Namun, ini juga biasa digunakan sebagai referensi pada gaya kompetitif sambo yang berbeda dari sambo olahraga. Ini khususnya dalam penggunaan serangan, termasuk serangan selangkangan, tendangan, pukulan, kepala menyeruduk, dan penggunaan siku dan lutut. Sambo mirip dengan MMA modern.
Jenis sambo lainnya adalah sambo pantai, yang sesuai dengan namanya adalah sambo olahraga yang dilakukan di pantai. Ada pula sambo gaya bebas, yang memungkinkan pemain melakukan gerakan seperti chokehold atau jenis teknik submission yang tidak diperbolehkan dalam sambo olahraga.
Kemudian ada sambo bela diri, yang dalam semangat Spiridonov, menekankan penggunaan agresi lawan terhadap mereka. Lalu ada sambo khusus, yaitu gaya sambo yang dikembangkan secara khusus untuk digunakan oleh militer dan penegak hukum.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 5Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Biaya Marketplace Makin Tinggi, Brand Lokal Mulai Mengandalkan Website Sendiri
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah



