Akurat

PON Aceh-Sumut: Eko Yuli tak Terbendung, Jatim Dapat Tambahan Dua Emas dari Angkat Besi

Leo Farhan | 5 September 2024, 18:59 WIB
PON Aceh-Sumut: Eko Yuli tak Terbendung, Jatim Dapat Tambahan Dua Emas dari Angkat Besi

AKURAT.CO, Provinsi Jawa Timur mendapat tambahan dua medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 lewat cabang olahraga angkat besi.

Emas pertama PON Aceh-Sumut disumbangkan Luluk Diana Tri Wijayana yang turun di kelas 49 kilogram putri. Disusul setelahnya emas dari lifter senior, Eko Yuli Irawan, yang turun di kelas 67 kilogram putra.

Luluk berhak atas medali emas PON Aceh-Sumut 2024 usai mencatatkan total angkatan 184 kilogram (snatch 84 kilogram dan clean & jerk 100 kilogram) pada laga di GOR Seramoe, Banda Aceh, Kamis (5/9).

Baca Juga: PON Aceh-Sumut: Meski Naik ke Kelas 89 Kg, Rizki Juniansyah Diprediksi 80 Persen Menang 

Hasil tersebut membuatnya unggul atas Shafira Dwi Puspita (Jakarta) yang meraih total angkatan 145 kilogram dan Dhea Anisa Nabila (Kalimantan Barat) dengan total angkatan 142 kilogram.

"Tadi mencoba untuk pecah rekor PON tapi ternyata belum rezeki, masih harus berlatih lagi. Kalau dibilang maksimal, menurut saya pribadi kurang maksimal," kata Luluk usai laga sebagaimana dari dikutip dari Antara.

Pada angkatan clean and jerk, Luluk sudah mengamankan medali emas dengan catatan angkatan terbaik 100 kilogram. Sayang ia gagal melakukan angkatan 106 kilogram untuk memecahkan rekor PON.

Dengan usia yang masih terbilang muda, 19 tahun, Luluk masih berpotensi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Ia menyatakan kesiapannya jika dipanggil untuk bergabung dengan pemusatan latihan nasional.

Baca Juga: PON Aceh-Sumut: Pedayung Stevani Maysche Ibo Sumbang Emas Pertama untuk Papua Pegunungan

"Kalau dipanggil untuk berjuang di level internasional pasti siap dengan dampingan pelatih saya dari kecil," katanya.

Sementara itu, di kelas 67 kilogram putra, lifter senior, Eko Yuli Irawan, masih tak terbendung usai meraih medali emas PON Aceh-Sumut 2024.

Eko yang memperkuat Jawa Timur keluar sebagai yang terbaik dengan total angkatan 309 kilogram (snatch 138 kilogram dan clean & jerk 171 kilogram).

Pemilik empat medali olimpiade ini juga mampu memecahkan rekor PON pada angkatan clean & jerk yang sebelumnya tercatat pada 170 kilogram.

Eko mampu mengungguli lifter Jawa Barat, Muhammad Nur Fuad Jamal, yang mencatatkan total angkatan 287 kilogram (snatch 136 kilogram dan clean & jerk 155 kilogram) yang berada di peringkat kedua untuk medali perak.

Sedangkan medali perunggu berhak dibawa pulang lifter Lampung, Harjianto, yang mencatatkan total angkatan 268 kilogram (snatch 116 kilogram dan clean & jerk 152 kilogram).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H