Saptoyogo keluar sebagai yang terbaik di nomor 400 meter T37 saat tampil di HSC Stadium, Hangzhou, China, Senin (23/10/2023).
Wakil Merah Putih itu mencatatkan waktu tercepat 54,80 detik, untuk mengungguli wakil Thailand dan wakil Arab Saudi yang masing-masing di tempat kedua dan ketiga.
Baca Juga: Asian Para Games: Saptoyogo Sumbang Emas Pertama Dari Para Atletik, Indonesia Di Posisi 10Terkait capaian tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo, menyebut capaian ini sebagai pertanda yang baik bagi kontingen Indonesia.
Terlebih ini baru hari pertama gelaran di mana Asian Para Games akan berlangsung hingga Sabtu, 28 Oktober 2023 mendatang.
"Ini (emas pertama) semoga menjadi pertanda yang baik bagi kontingen Indonesia. Ini baru hari pertama Asian Para Games," kata Menpora Dito.
"Kita memiliki target optimistis dan tinggi. Semoga perolehan emas ini bisa menjadi awal mula yang membuat suntikan semangat untuk seluruh atlet yang sedang berjuang."
Baca Juga: Raja Sapta Klaim Asian Para Games 2018 TerbaikTambahan satu medali emas dari Saptoyogo membuat cabor atletik sejauh ini sudah mampu menyumbangkan dua medali.
Sebelumnya, medali perak diberikan Suparni Yati dari nomor tolak peluru F20. Suparni Yati harus kalah dari wakil Jepang Reina Hori di tempat pertama.
Sejauh ini Kontingen Indonesia mampu mengumpulkan total delapan medali dengan rincian satu emas, dua perak, dan lima perunggu.
Hasil tersebut juga mengantarkan Tim
Merah Putih bertengger di posisi kesepuluh daftar klasemen sementara perolehan medali Asian Para Games Hangzhou 2022.
Di posisi pertama berhasil ditempati tuan rumah, China, dengan total 45 medali lewat rincian 17 emas, 17 perak, dan 15 perunggu.
Mengekor di bawahnya ada Iran dengan koleksi total 14 medali dari enam emas lima petak dan tiga perunggu.
India melengkapi posisi tiga besar dengan koleksi total 15 medali lewat rincian lima emas, enam perak dan empat perunggu, mengungguli Uzbekistan dan Thailand yang masing-masing berada di posisi keempat dan kelima.[]