Asian Games: Sepak Takraw Sumbang Medali, Quadrant Putra dan Putri Raih Perak

AKURAT.CO - Kontingen Indonesia terus menambah koleksi medali Asian Games Hangzhou 2022. Kali ini, cabang olahraga (cabor) sepak takraw yang berhasil menyumbang medali dengan raihan dua perak (quadrant putra dan quadrant putri) dan satu perunggu dari nomor beregu putri.
Perak pertama disumbangkan tim quadrant putra yang diperkuat Dikapriyadi, Muhammad Hardiansyah Muliang, Saiful Rijal, Muhammad Hafidz, Rusdi dan Abdul Halim Radjiu. Mereka kalah di partai final melawan wakil Myanmar dengan skor akhir 13-21, 22-24 di Jinhua Sport Centre Gymnasium, Hangzhou, Rabu (4/10).
Kemenangan Tim Merah Putih di babak penyisihan atas Myanmar seperti tanpa arti. Saiful Rijal dan kolega terlihat tertekan sehingga banyak melakukan kesalahan sendiri yang menguntungkan lawan. Sedangkan Myanmar mampu bermain lepas, tidak seperti laga di babak penyisihan.
"Putra tadi lawan Myanmar di final. Di babak penyisihan kita menang atas Myanmar 2-0, tapi di final mereka lebih beruntung. Anak-anak tampil lebih terbebani dibanding Myanmar yang lebih lepas mainnya di final," kata pelatih Timnas sepak takraw Indonesia, Ramli dalam keterangan resminya.
Medali perak lainnya disumbangkan tim quadrant putri yang diperkuat Leni, Lena, Dita Pratiwi, Fujy Lestari, Florensia Cristy dan Kusnelia. Menghadapi Vietnam di final, Leni dkk. harus menyerah 1-2.
Sempat unggul 21-18 pada ser pembuka, tim putri Indonesia tertinggal 18-21 pada set kedua. Memasuki set penentu, Indonesia semakin tertinggal lantaran cedera yang dialami Kusnelia, membuat pertahanan skuad Garuda mudah digempur lawan sebelum akhirnya menyerah 14-21.
"Di putri, pada saat set ketiga poin kita sama, atlet kita Kusnelia cedera. Padahal dia itu jadi tembok kita di belakang yang melakukan service dan bertahan. Saat dia keluar, kekukatan kita makin berkurang," jelas Ramli.
Selain dua medali perak, sepak takraw juga memperoleh tambahan satu medali perunggu yang direbut tim beregu putri usai kalah 0-2 dari Korea Selatan di babak semifinal. Walau meleset dari target, mereka tetap bersyukur karena tim putri untuk pertamakalinya mampu tembus final Asian Games.
"Sebenarnya target kita medali emas, namun faktor keberuntungan tidak berpihak ke kita. Pastinya anak-anak sudah berjuang luar biasa. Apalagi tim putri kita berhasil masuk final. Ini pertama kali tim putri tembus ke final Asian Games setelah hampir tidak diberangkatkan," jelas Ramli.
Prestasi terbaik tim sepak takraw putra Indonesia di Asian Games adalah meraih medali emas saat tampil di edisi sebelumnya, Asian Games Jakarta-Palembang 2018 di nomor quadrant. Sedangkan untuk tim putri adalah perunggu di nomor beregu saat tampil di Incheon 2014, quadrant (Asian Games 2018), tim regu (Asian Games 2010 dan 2014).
"Sebagai evaluasi, saya lihat mental tanding anak-anak memang masih kurang karena lawan-lawan kita ini sudah mengikuti banyak kompetisi, sedangkan kita mau ikut kejuaraan saja masih susah. Tapi, mereka bisa memperlihatkan kemampuan terbaik mereka," tutup Ramli.
Hingga berita ini di turunkan, Tim Indonesia berada di peringkat ke-12 klasemen sementata perolehan medali Asian Games Hangzhou 2022 dengan capaian 6 medali emas, 6 perak dan 14 perunggu, mencapai total 26 medali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









