Kontingen Asian Games 2022 Resmi Dikukuhkan

AKURAT.CO, Kontingen Indonesia untuk Asian Games Hangzhou 2022 resmi dikukuhkan hari ini oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo di gedung Auditorium Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jakarta, Selasa (19/9).
Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, Chef de Mission yang juga Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Vice CdM, Jadi Rajagukguk, dan perwakilan Komite Olimpiade Nasional Indonesia (KONI) Pusat.
"Berjuanglah semaksimal mungkin, karena hasil Asian Games ini akan jadi tolok ukur untuk Olimpiade Paris 2024. Kontingen harus fokus mengejar medali emas, jangan menyerah sampai bisa menggapainya," kata Menpora Dito.
Baca Juga: Asian Games Diharapkan Jadi Batu Loncatan Ke Olimpiade Paris
"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, kami Menpora mengukuhkan kontingen Indonesia untuk Asian Games Hangzhou 2022."
Pada kesempatan yang sama, CdM Basuki menyampaikan dalam laporannya bahwa ia akan memimpin 413 atlet (235 putra dan 178 putri) Indonesia di Hangzhou. Para atlet tersebut nantinya akan tampil di 30 cabang olahraga dengan 41 disiplin yang menargetkan 12 medali emas.
"Tim Indonesia akan ikut 30 cabor dan 41 disiplin. Kami menargetkan 12 emas, dan menempati sedapatnya peringkat dengan target medali tersebut. Jadwal keberangkatan tim bertahap, dari tanggal 16-23, paling akhir 9 Oktober," kata Basuki.
Baca Juga: Asian Games: Turun Dari 2018, Indonesia Ditarget Posisi 12
Asian Games Hangzhou sejatinya dilangsungkan pada tahun lalu. Namun, akibat imbas Covid-19 pesta olahraga terbesar se-Asia itu diundur dan akan kembali dilangsungkan pada 23 September hingga 8 Oktober 2023.
Kontingen Indonesia akan mengawali perjuangan dalam ajang multicabang empat tahunan tersebut lewat sejumlah pertandingan di cabang sepakbola, bola voli pantai, bola voli putera, dan KriketKriket pada Selasa (19/9).[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









