Akurat

4 Hadis Nabi Gambarkan Kondisi Palestina Di Akhir Zaman Setelah Perang

Ratu Tiara | 15 November 2023, 19:25 WIB
4 Hadis Nabi Gambarkan Kondisi Palestina Di Akhir Zaman Setelah Perang

AKURAT.CO Hingga kini, Palestina terus dihadapkan pada tantangan dan serangan oleh zionis Israel. Meski begitu, ternyata terdapat hadis-hadis dari Rasulullah SAW yang menggambarkan komdisi palestina di akhir zaman.

Dalam Islam setidaknya terdapat 4 hadis dari Nabi Muhammad SAW tentang Palestina di akhir zaman, yang hingga kini tetap menjadi pedoman bagi umat Islam, terutama bagi penduduk Palestina.

Baca Juga: DPR: Bela Palestina Cara Kita Bernegara

Dikutip dari NU online, konflik antara Israel dan Palestina telah terjadi sejak lama. Gagasan pendirian Tanah Air Yahudi dalam konflik Israel-Palestina berakar pada abad ke-19, diinisiasi oleh Theodor Herzl. 

Meskipun awalnya mencari opsi seperti Uganda, pada 1905, Kongres Zionis menetapkan Palestina sebagai "homeland" Yahudi. 

Keputusan ini memicu gelombang imigrasi dan, pada 1948, memunculkan perang kemerdekaan Israel, yang menandai awal konflik yang berkepanjangan hingga saat ini.

Berikut hadis tentang kondisi Palestina di akhir zaman, dikutip dari berbagai sumber. Simak selengkapnya.

1. Allah menjamin kekokohan Palestina

Dari hadis yang diriwayatkan Mu'awiyah bin Abi Sufyan, Rasulullah SAW bersabda: “'Akan senantiasa ada sekelompok umatku yang menegakkan agama Allah, orang-orang yang memusuhi mereka maupun tidak mau mendukung mereka sama sekali tidak akan mampu menimpakan bahaya terhadap mereka. Demikianlah keadaannya sampai akhirnya datang urusan Allah.' Malik bin Yakhamir menyahut, 'Mu'adz bin Jabal mengatakan bahwa mereka berada di Syam.' Mu'awiyah berkata, 'Lihatlah, ini Malik menyebutkan bahwa ia telah mendengar Mu'adz bin Jabal mengatakan bahwa kelompok tersebut berada di Syam.'" (HR. Bukhari No. 3369 dan Muslim No. 3548)

Dalam satu hadis di atas,  dijelaskan bahwa Allah menjamin kekokohan Palestina, menyatakan bahwa wilayah tersebut tidak akan dapat dihapuskan oleh para zionis hingga akhir zaman, dan Palestina akan terus teguh berdiri.

2. Palestina tempat terbaik untuk hijrah

Dari Abdullah bin Amru bin Ash, Rasulullah SAW bersabda: "Akan terjadi hijrah sesudah hijrah, maka sebaik-baik penduduk bumi adalah orang-orang yang mendiami tempat hijrah Ibrahim, lalu yang tersisa di muka bumi hanyalah orang-orang yang jahat. Bumi menolak mereka, Allah menganggap mereka kotor, dan api akan menggiring mereka bersama para kera dan babi." (HR. Abu Dawud No. 3202).

Hadis ini menggambarkan bahwa, di akhir zaman, Palestina akan menjadi tempat yang paling baik untuk hijrah, menandakan keistimewaan dan keberkahan bagi mereka yang mencari perlindungan dan kehidupan yang lebih baik.

3. Asqalan menjadi salah satu tempat ribath terbaik di Palestina

“Permulaan dari perkara Islam ini adalah kenabian dan rahmat. Kemudian tegaknya khilafah dan rahmat. Kemudian berdiri kerajaan dan rahmat. Kemudian berlaku pemerintahan (kerajaan kecil-kecil) dan rahmat. Kemudian orang-orang memerebutkan kekuatan seperti kuda-kuda yang berebut makanan. Maka (pada saat seperti itu), hendaklah kalian berjihad. Sesungguhnya jihad yang paling utama adalah ribath, dan sebaik-baik ribath kalian adalah di Asqalan.” (HR Thabrani).

Dalam hadis tersebut, dijelaskan walaupun Asqalan saat ini berada di bawah kendali Israel setelah diduduki, tempat ini dianggap sebagai lokasi optimal untuk melaksanakan ribath, yakni menjaga perbatasan wilayah Muslim.

Baca Juga: 9 Alasan Mengapa Muslim Wajib Mendukung Palestina, Jangan Sampai Membela Zionis Israel!

4. Palestina tempat hijrah akhir zaman

Dari Abdullah bin Hawalah Al-Azdi, Rasulullah SAW bersabda: "Wahai Ibnu Hawalah, jika engkau melihat kekhilafahan telah turun di bumi Al-Maqdis (Baitul Maqdis, Palestina), maka itu pertanda telah dekatnya berbagai goncangan, kegundah-gulanaan, dan peristiwa-peristiwa besar.

Bagi umat manusia, kiamat lebih dekat kepada mereka daripada dekatnya telapak tanganku kepada kepalamu ini." (HR. Abu Dawud No. 2535)

Hadis tersebut menegaskan bahwa kekhilafahan Islam, sebagaimana pada era Bani Umayyah, akan kembali berdiri di Palestina.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
R