Akurat

Keajaiban Al-Qur'an: Besi, Benda Langit Yang Ada Di Bumi

Eko Krisyanto | 26 September 2023, 09:42 WIB
Keajaiban Al-Qur'an: Besi, Benda Langit Yang Ada Di Bumi

 

AKURAT.CO Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, ilmuwan modern telah menemukan fakta bahwa besi bukan berasal dari planet Bumi.

Para ilmuwan menyatakan bahwa besi merupakan benda langit yang masuk ke dalam bumi.

Hal ini karena Bumi tidak memiliki unsur yang mampu membentuk besi, bahkan planet dan Matahari yang terdapat di tata surya juga tidak memilikinya. Sehingga hasil penelitian menyatakan bahwa besi merupakan bagian benda langit yang masuk ke Bumi ketika massa Bumi terbentuk yang mana berkaitan dengan peristiwa bintang yang meledak. 

Dalam buku Alquran Vs Sains Modern menurut Dr Zakir Naik karya Ramadhani dkk disebutkan bahwa besi hanya dapat dihasilkan dari bintang-bintang yang berukuran lebih besar dari Matahari dengan suhu mencapai ratusan juta derajat. 

Baca Juga: Rezeki Bukan Hanya Tentang Uang, Al-Qur'an Dan Hadis Yang Menjelaskannya

Red Giant atau Bintang Raksasa Merah lah yang memiliki kemampuan mengubah kandungan gas helium menjadi atom-atom karbon dan oksigen. Atom inilah yang kemudian menjadi cikal bakal atom besi.

Bintang raksasa tersebut mempunyai batas kemampuan dalam menanggung jumlah besi yang dihasilkan. Saat jumlahnya melebihi batas tertentu, maka bintang akan meledak. Peristiwa ini dikenal dengan istilah Supernova. 

Ledakan ini mengakibatkan meteor-meteor yang mengandung besi berhamburan ke seluruh alam semesta. Kemudian meteor yang mengandung besi tersebut tertarik oleh gaya gravitasi benda-benda angkasa lain, termasuk Bumi. 

Baca Juga: 6 Ayat Al-Qur'an Untuk Motivasi Hidup Lebih Bahagia

Peristiwa ini menjelaskan bahwa besi turun ke Bumi melalui meteor-meteor yang jatuh akibat ledakan bintang besar di langit. Hal ini selaras dengan ayat dalam kitab suci Al-Qur'an Surah Al Hadiid ayat 25 yang artinya:

"Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Alkitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami turunkan (anzalnaa) besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)-Nya dan rasul-rasul-Nya, padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Mahakuat lagi Mahaperkasa."

Kata "Kami turunkan" yang digunakan untuk besi dapat diartikan secara kiasan untuk menjelaskan bahwa besi diciptakan untuk memberi manfaat bagi manusia.

Namun ketika mempertimbangkan makna harfiah, yakni secara bendawi diturunkan dari langit, tentu ini akan membuat kita sadar akan keajaiban Al-Qur'an. 

Hal ini dikarenakan penjelasan dalam Al-Qur'an tersebut sesuai dengan penemuan ilmuwan modern yang menyatakan unsur besi berasal dari langit, fakta yang baru ditemukan di abad modern ini ternyata telah tertulis di Al-Qur'an 15 abad lalu.

Keajaiban Al-Qur'an mengenai besi tidak hanya sampai di situ saja. Secara alamiah, unsur besi memiliki 4 Isotop yakni 54, 56, 57 dan 58. Dari keempat Isotop itu, yang paling stabil adalah Isotop 56, 57, dan 58.

Dari Isotop paling stabil itu, satu-satunya Isotop yang memiliki nuclear spin adalah Isotop 57. Angka 57 ini sesuai dengan urutan surat al Hadid (arti: besi) yang merupakan surat ke-57 dalam Al-Qur'an. (Adinda Shafa Afriasti)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK