Akurat

Hadis Larangan Ghibah Dan Cara Jitu Menghindarinya

Eko Krisyanto | 15 September 2023, 11:33 WIB
Hadis Larangan Ghibah Dan Cara Jitu Menghindarinya

AKURAT.CO Membicarakan orang lain sudah menjadikan kebiasaan yang sangat sulit untuk dihindari semua orang. Baik itu dari kalangan remaja, dewasa dan ibu-ibu sering membicarakan kejelekan ataupun juga kebaikan dari orang-orang yang di sekitarnya, bahkan orang yang tidak dikenal pun bisa dibicarakan oleh orang-orang.

Dalam Islam, membicarakan keburukan ataupun aib orang lain disebut dengan ghibah. Ghibah juga dikenal dengan menggunjing. Ghibah adalah menyebutkan sesuatu hal yang tertuju pada saudaranya, ketika tidak hadir dengan sesuatu yang benar, akan tetapi tidak disukainya. Secara umumnya ghibah ialah menyebutkan kekurangan, meremehkan dan menjelekkan saudaranya sesama muslim.

Ghibah atau menggunjing adalah suatu hal yang sangat dibenci dan dilarang oleh Allah SWT.

Baca Juga: Kawan, ini Larangan Keras Agama Terhadap Ghibah

Berikut ini hadis dan ayat Al-Qur'an yang melarang ghibah:

Ayat dan Hadis Tentang Larangan Ghibah

· "Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka karena sesungguhnya sebagian prasangka adalah dosa. Janganlah kamu sekalian mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah kamu sekalian ghibah (menggunjing) satu sama lain. Adakah seseorang di antara kamu sekalian yang suka makan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu semua merasa jijik kepadanya. Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah maha penerima taubat lagi maha penyayang." (QS Al-Hujurat: ayat 12)

· Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah sawt pernah bertanya: "Tahukah kamu, apakah ghibah itu? Para sahabat menjawab; Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu, kemudian Rasulullah saw. bersabda: Ghibah adalah kamu membicarakan saudaramu mengenai sesuatu yang tidak ia sukai, seseorang bertanya; Ya Rasulullah, bagaimanakah menurut engkau orang yang saya bicarakan itu memang sesuai dengan apa yang saya ucapkan?, Beliau berkata: Apabila benar adanya apa yang kamu bicarakan. Dan apabila yang kamu bicarakan tidak ada padanya, maka berarti kamu telah membuat-buat kebohongan terhadapnya." (HR Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Abu Daud dan Darimi)

· "Barangsiapa menahan diri dari memakan daging saudaranya dalam ghibah, maka Allah akan membebaskannya dari api. (HR Ahmad Nomor 26327)

· Abu Darda' dari Rasulullah SAW, beliau bersabda: "Barangsiapa yang menahan ghibah terhadap saudaranya maka Allah akan menyelamatkan wajahnya dari api neraka kelak pada hari kiamat." (HR Tirmidzi Nomor 1854)

· Dari abu Barzah al-Aslamy berkata: Rasulullah SAW bersabda; "Wahai orang yang imannya masih sebatas lisan dan belum masuk ke hati, janganlah kalian mengghibah (menggunjing) orang-orang muslim, janganlah kalian mencari-cari aurat (aib) mereka. Karena barang siapa yang selalu mencari-cari kesalahan orang mereka, maka Allah akan membongkar kesalahannya, serta barang siapa yang diungkap auratnya oleh Allah maka Dia akan memperlihatkannya (aibnya) di rumahnya." (HR Ahmad Nomor 18940)

Baca Juga: Jangan Melakukan Ghibah di Medsos, ini Bahayanya Menurut Islam

Lantas bagaimana agar terhindar dari ghibah. Dikutip dari akun Instagram sholehastory, Jumat (15/9/2023), ada beberapa cara untuk menghindari ghibah.

1. Peka

Ketika sedang berkumpul bersama dengan teman-teman, dan pembicara sudah mulai mengarah ke ghibah, maka segerahlah menjauh atau bisa beralasan pulang cepat demi menghindari ghibah.

2. Kreatif

Ketika ghibah sudah ingin dimulai, segera atur rencana yang kreatif, bisa dengan cara pura-pura menelepon, mau mengerjakan tugas, atau bahkan disuruh ibu untuk balik.

3. Pintar membelokkan

Ketika berkumpul tentunya hal-hal yang dibicarakan beragam, dan saat ada teman yang memulai perghibahan maka segeralah alihkan topik dengan membahas hal-hal menarik lainnya akan tetapi bermanfaat.

4. Berani

Ketika ghibah sudah dimulai dan sudah banyak keburukan orang yang dibicarakan maka sebagai seorang teman beranilah dalam menyela pembicara, bisa dengan mengatakan "sudah tidak usah membicarakan perbuatan orang lain, kasihan". Atau juga bisa menasihati teman-teman yang ada dalam perkumpulan tersebut dengan baik tanpa menyinggung perasaannya.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa ghibah adalah suatu perbuatan yang membicarakan keburukan atau aib orang lain dan ghibah adalah suatu hal yang wajib dihindari karena sangat dibenci dan dilarang oleh Allah SWT.

Semoga dengan hadis-hadis dan empat cara menghindari ghibah tersebut dapat menjadi pelajaran untuk bisa menghindari ghibah. Wallahu a'alm bissawab. (Raodatuljanah)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK