Apa Itu Xenophobic? Istilah yang Viral Usai STY Diduga Dapat Ucapan Diskriminatif

AKURAT.CO Viral video di media sosial yang memperlihatkan staf Java United melontarkan ucapan yang diduga ditunjukan kepada pelatih Shin Tae-yong (STY). Potongan video tersebut kemudian memunculkan tudingan xenophobia atau xenophobic ramai dicari oleh netizen.
Lantas, apa itu xenophobic dan mengapa istilah tersebut digunakan untuk menggambarkan ucapan yang dianggap menyudutkan seseorang berdasarkan latar belakangnya?
Dikutip dari University of Edinburgh, xenophobia merupakan rasa takut atau kebencian terhadap orang-orang yang dianggap berbeda dari diri sendiri. Perbedaan tersebut dapat berkaitan dengan ras, etnis, kebangsaan, agama maupun karakteristik lainnya.
Baca Juga: Drakor The Scandal 2026 Tayang di Mana? Cek Jadwal, Pemain dan Sinopsis
Apa Itu Xenophobic?
Xenophobic merupakan kata sifat dalam bahasa Inggris yang menggambarkan sikap atau perilaku yang menunjukkan xenophobia. Sederhananya, istilah ini berkaitan dengan rasa takut, tidak suka, permusuhan atau kebencian terhadap orang yang dianggap berasal dari kelompok atau latar belakang yang berbeda.
Xenophobia dapat muncul berdasarkan perbedaan kewarganegaraan, budaya, etnis, agama maupun identitas sosial tertentu. Karena itu, istilah ini tidak hanya berkaitan dengan ras, tetapi juga dapat menyasar seseorang karena dianggap sebagai orang asing atau berasal dari kelompok lain.
Dalam konteks video yang viral, istilah xenophobic muncul setelah warganet menilai ucapan yang terdengar dalam rekaman tersebut sebagai bentuk diskriminasi terhadap Shin Tae-yong dan staf kepelatihan lainnya.
Namun, penilaian terhadap apakah suatu ucapan benar-benar termasuk xenophobia perlu melihat konteks, isi pernyataan secara utuh, serta situasi ketika ucapan tersebut disampaikan.
Apa Bedanya Xenophobia dan Rasisme?
Xenophobia dan rasisme sama-sama dapat berkaitan dengan diskriminasi, tetapi keduanya memiliki fokus yang berbeda.
Xenophobia umumnya merujuk pada ketakutan atau kebencian terhadap seseorang yang dianggap berbeda, terutama berdasarkan kebangsaan, budaya atau status sebagai orang asing.
Sementara itu, rasisme lebih berkaitan dengan prasangka, diskriminasi atau perlakuan berbeda berdasarkan ras atau karakteristik rasial tertentu.
Keduanya dapat saling beririsan. Seseorang bisa mengalami atau menunjukkan xenophobia sekaligus rasisme, tergantung pada alasan yang mendasari perlakuan atau pernyataannya.
Mengapa Istilah Xenophobic Viral Setelah Video STY?
Video yang memperlihatkan dugaan ucapan diskriminatif terhadap Shin Tae-yong menjadi perhatian setelah beredar di media sosial.
Salah satu unggahan di Threads menyebut Achmad Resal, yang disebut sebagai Direktur Teknik Java United, melontarkan ucapan yang dinilai xenofobik kepada Shin Tae-yong dan staf kepelatihan Persija lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 5Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 6Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 7Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 8Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 9Utang BLBI Warisan 98 Lunas, Menkeu: Presiden Prabowo Sambut Baik Penyelesaian Ini
- 10OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya




