7 Lukisan Tertua di Dunia: Dari Sulawesi hingga Spanyol, Jejak Kreativitas Purba

AKURAT.CO Seni rupa bukanlah hal baru bagi manusia. Sejak puluhan ribu tahun lalu, leluhur kita sudah meninggalkan jejak kreativitas melalui gambar di dinding gua.
Sebelum tulisan lahir, mereka sudah bercerita lewat simbol, cap tangan, hingga kisah perburuan yang digoreskan di batu.
Menariknya, salah satu karya seni tertua di dunia justru ditemukan di Sulawesi, Indonesia.
Penemuan ini menegaskan bahwa Nusantara punya posisi penting dalam sejarah seni prasejarah global.
Dilansir dari Nature, lukisan di gua Leang Karampuang diperkirakan berusia 51.200 tahun. Lukisan itu menggambarkan tiga sosok manusia berinteraksi dengan seekor babi.
Para ahli menyebutnya sebagai salah satu narasi visual tertua yang pernah ditemukan, bukti bahwa imajinasi leluhur kita begitu tinggi bahkan jauh sebelum aksara diciptakan.
Seni purba serupa juga ditemukan di berbagai belahan dunia, dari Spanyol hingga Jerman.
Dengan teknologi penanggalan modern, para peneliti berhasil menyingkap lapisan waktu yang terkubur puluhan ribu tahun, memperlihatkan bagaimana seni menjadi bagian dari kehidupan, spiritualitas, dan identitas manusia sejak awal peradaban.
Baca Juga: Jovial Da Lopez: Jangan Sampai Salah Pilih Wakil Rakyat di Pemilu 2029
Berikut 7 karya seni prasejarah tertua yang pernah ditemukan:
1. Hand Stencil di Gua Maltravieso, Spanyol
Cap tangan berusia lebih dari 64.000 tahun ini diyakini dibuat oleh Neanderthal.
Penemuan dengan metode uranium-series membuktikan bahwa seni bukan hanya milik Homo sapiens, tapi juga manusia purba lainnya.
2. Dekorasi Gua El Castillo, Spanyol
Di gua ini terdapat lukisan disk merah berusia lebih dari 40.000 tahun.
Simbol sederhana ini menandai munculnya seni non-fungsional sebelum berkembang ke kisah figuratif.
3. Lukisan Figuratif di Leang Karampuang, Sulawesi, Indonesia
Berkisah tentang manusia dan babi, lukisan berusia 51.200 tahun ini adalah narasi visual tertua di dunia.
Ditemukan lewat teknik laser ablation U-series, karya ini membuktikan imajinasi naratif manusia Nusantara sejak masa purba.
4. Lukisan di Lascaux, Prancis
Lebih dari 600 lukisan hewan berusia 17.000–22.000 tahun menghiasi dinding gua ini. Warna polikrom dan gaya inovatifnya menjadikannya “galeri seni” spektakuler dari Zaman Es.
5. Chauvet Cave, Prancis
Lukisan berusia 37.000–30.000 tahun menampilkan kuda, singa gua, hingga badak berbulu. Detail anatominya luar biasa, seolah menunjukkan keahlian teknis tinggi pada masa itu.
6. Panel Kedua Chauvet, Prancis
Sekitar 31.000–28.000 tahun lalu, generasi berikutnya melanjutkan tradisi seni di gua ini.
Fakta ini membuktikan adanya kesinambungan seni yang diwariskan lintas generasi.
Baca Juga: Setelah Ahmad Sahroni, Giliran Rumah Eko Patrio yang Digeruduk dan Dijarah Massa
7. Venus of Hohle Fels, Jerman
Berbeda dari lukisan, patung mungil berusia 42.000–40.000 tahun ini menggambarkan figur perempuan sebagai simbol kesuburan.
Membuktikan bahwa seni purba tak hanya dua dimensi, tapi juga hadir dalam bentuk tiga dimensi.
Seni: Jejak Abadi Kreativitas Manusia
Dari Spanyol hingga Indonesia, karya-karya ini adalah bukti bahwa seni telah menjadi bagian penting dari kehidupan manusia sejak awal peradaban.
Lukisan-lukisan itu bukan sekadar hiasan, melainkan cara leluhur kita merekam kehidupan, spiritualitas, dan kisah kolektif yang melintasi ribuan generasi.
Laporan: Salsabilla Nur Wahdah/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










