Psikolog Samanta: Pelecehan Seksual di Rumah Sakit, Tanda Ruang Publik di Indonesia Tidak Aman

AKURAT.CO Belakangan ini masyarakat Indonesia dibuat terkejut dengan munculnya beberapa pelecehan seksual yang dilakukan di ruang publik bahkan terjadi di lingkungan Rumah Sakit.
Baca Juga: Marak Kasus Pelecehan Seksual, DPR Minta Tes Psikologis Calon Dokter Diperketat
Psikolog Samanta Elsener, M.Psi mengungkapkan jika ruang publik yang kerap dikunjungi oleh masyarakat masih jauh dari kategori aman.
"Ruang publik di Indonesia secara umum masih masuk kategori tidak aman meskipun sudah banyak CCTV di berbagai tempat. Perlu lebih dicermati apakah CCTV ini selalu aktif atau tidak, lalu ada petugas yang selalu cek atau tidak," kata Psikolog Samanta Elsener.
Psikolog Samanta juga mengungkapkan salah satu dampak dari pelecehan yang didapatkan korban adalah proses pemulihan yang tidak sebentar.
Bahkan menurut Samanta, banyak juga korban dari pelecehan seksual yang memilih untuk tidak menceritakan pengalaman tersebut.
"Dalam memberikan pendampingan pada korban pelecehan seksual, proses pemulihannya berbeda dan tiap orang juga memiliki kapasitas masing-masing dalam proses pemulihan sehingga tidak bisa digeneralisir. Tentu ada yang lebih sulit atau ada yang bahkan memilih tidak membicarakan pengalaman tersebut," bebernya.
Baca Juga: Dokter Kandungan Perempuan di Garut Lecehkan Pasien, Ini Ancaman Siksa untuk Tenaga Medis Cabul
Samanta juga memberikan berbagai saran bagi para korban pelecehan seksual. Menurutnya yang paling utama adalah langsung meminta bantuan kepada orang terdekat dan kepada orang yang sudah profesional.
"Langkah pertama langsung lapor dan minta bantuan. Sayangnya sering yang dialami korban merasa freeze, tidak sanggup bahkan untuk teriak karena ada proses syok yang dirasakan dan segala perasaan bercampur aduk. Maka sebaiknya jangan sendirian di ruang publik dalam waktu lama. Selalu ada orang lain yang menemani," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 4UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 5Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 6Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 7Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 8Saran Meningkatkan Kualitas dan Pemanfaatan Buku Teks dalam Pembelajaran
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon
- 10Hakim Tolak Batalkan Dakwaan Febrie Adriansyah, Perkara Emas 74 Kilogram dan Valas Dilanjutkan ke Pembuktian







