Akurat

Mengenal Band Sukatani yang Tarik Lagu 'Bayar Bayar Bayar', Ini Top 5 Lagu yang Paling Banyak Didengar

Shalli Syartiqa | 20 Februari 2025, 22:35 WIB
Mengenal Band Sukatani yang Tarik Lagu 'Bayar Bayar Bayar', Ini Top 5 Lagu yang Paling Banyak Didengar

AKURAT.CO Sukatani, band punk asal Purbalingga, menjadi perbincangan hangat setelah menarik lagu mereka yang berjudul Bayar Bayar Bayar.

Lagu Bayar Bayar Bayar oleh Sukatani ini berisi kritik terhadap oknum polisi, yang kemudian berujung pada permintaan maaf dan penarikan lagu oleh band tersebut.

Sehubungan dengan itu, berikut profil Band Sukatani yang kini jadi sorotan karena telah menarik lagu Bayar Bayar Bayar.

Profil Band Sukatani

Sukatani adalah band yang berasal dari Purbalingga, Jawa Tengah, yang mengusung genre punk new wave.

Band ini terdiri dari dua personel, Muhammad Syifa Al-Lufti (Alectroguy) sebagai gitaris dan Novi Citra Indriyati (Twister Angel) sebagai vokalis.

Selain "Bayar Bayar Bayar", Sukatani juga memiliki sejumlah lagu lain yang masuk dalam album Gelap Gempita yang dirilis pada tahun 2023.

 

Top 5 Lagu Sukatani 

Meskipun sulit menentukan Top 5 lagu Sukatani yang paling banyak didengar versi Spotify, berikut adalah beberapa lagu lain dari album Gelap Gempita yang layak untuk Anda eksplorasi:

1. Gelap Gempita

2. Semakin Tua Semakin Punk

3. Sukatani

4. Alas Wirasaba

5. Jangan Bicara Solidaritas

Penarikan Lagu Bayar Bayar oleh Band Sukatani

Lagu Bayar Bayar Bayar menjadi viral karena liriknya yang berisi keluh kesah masyarakat terhadap oknum polisi.

Lirik lagu ini menggambarkan berbagai situasi di mana masyarakat harus membayar polisi, mulai dari membuat SIM hingga masuk penjara.

Penarikan ini dilakukan setelah lagu tersebut viral dan mendapat sorotan.

Keputusan Sukatani untuk menarik lagu tersebut menuai beragam reaksi dari masyarakat, termasuk dukungan dari netizen dan kekecewaan dari beberapa pihak yang menilai hal ini sebagai pembungkaman dan anti kritik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.