Akurat

Jemaah Aolia Rayakan Idul Fitri Lebih Awal dan Ngaku Sudah Telpon Allah, Netizen: Lebaran Jalur Langit!

Shalli Syartiqa | 6 April 2024, 18:29 WIB
Jemaah Aolia Rayakan Idul Fitri Lebih Awal dan Ngaku Sudah Telpon Allah, Netizen: Lebaran Jalur Langit!

AKURAT.CO Baru-baru ini aksi tak wajar Jemaah Aolia menghebohkan masyarakat muslim Indonesia. Hal ini disebabkan oleh keputusan aliran tersebut untuk merayakan Idul Fitri lima hari lebih awal daripada tanggal yang akan ditetapkan oleh pemerintah.

Jemaah Aolia di Dusun Panggang III, Giriharjo, Kecamatan Panggang, Gunung Kidul, Yogyakarta telah melaksanakan sholat Idul Fitri, pada Jumat (5/4/2023). Padahal, pemerintah baru akan menetapkan Idul Fitri pada tanggal 9 April 2024 mendatang.

Diketahui Jemaah Aolia mempraktikkan ajaran Ahlussunah Wal Jamaah, yang mengikuti dan memegang teguh ajaran sunah Nabi Muhammad SAW serta sunah para Khulafaurrasyidin yang mengikuti beliau.

Sampai sekarang, Jemaah Aolia tersebar di berbagai wilayah terutama di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bahkan, jumlah Jemaah Aolia tidak dapat dipastikan secara pasti karena jumlah mereka sangat besar.

Dikutip dari berbagai sumber, Ketua Jemaah Aolia, yang dikenal sebagai KH Raden Ibnu Hajar Sholeh Pranolo atau lebih akrab disapa Mbah Benu, mengaku bahwa ia tidak memakai perhitungan dan langsung berkomunikasi pada Allah SWT.

"Saya tidak pakai perhitungan. Saya telpon langsung kepada Allah Taala. Ya Allah, (hari ini) sudah tanggal 29 (bulan Ramadhan), 1 Syawal-nya kapan?’ Allah Ta'ala bercerita, tanggal 5 (April 2024)," jelas Mbah Benu.

Putra dari pengurus Jemaah Aolia, Musa Asigbillah, menyatakan bahwa Jemaah Aolia menghormati Mbah Benu dengan sebutan Mursyid atau guru.

Selain itu, Mbah Benu juga telah mendapat arahan dan bimbingan dari para mursyid sebelumnya.

Baca Juga: Mengaku Langsung Telpon Allah, Jemaah Aolia Laksanakan Idul Fitri 5 Hari Lebih Awal

"Beliau pernah mondok seperti di Pesantren Mbulus, pesantren daerah Maron Purworejo. Bahkan, beliau dibimbing juga mursyid-mursyid yang lain seperti Gus Jogo Rekso di Muntilan, Syech Jumadil Kubro dimakamkan di Gunung Turgi dan Sunan Pandanaran di Klaten," ungkap Musa.

Menanggapi hal viral tersebut, tak sedikit warganet bahkan public figur yang merespons mengenai ketua Jamaah Aolia yang mengaku telah berkomunikasi dengan Allah.

"Pake jaringan opo pak iso tembuuss langit, minta nomere loh pak piro nomere," tulis akun resmi penyanyi goyang ngebor, Inul Daratista.

"Ini sing nangani kudune Rsj bukan MUI," tulis akun Instagram @yes**.

 

"Uset…. Jalur langit Lebaranya," ungkap @dil**.

"Kalo udah di kasih smartphone sama hotspot ya begitu dah kelakuannya," komentar @galihd**.

 

 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.