Akurat

Nobar dan Diskusi Film Dokumenter Dirty Vote Dibatalkan, Netizen: Masa Tenang Kok Panik...

Rahmat Ghafur | 12 Februari 2024, 12:17 WIB
Nobar dan Diskusi Film Dokumenter Dirty Vote Dibatalkan, Netizen: Masa Tenang Kok Panik...

AKURAT.CO Film dokumenter Dirty masih hangat diperbincangkan netizen di media sosial. Hal ini karena film ini mengungkap sisi gelap yang terjadi pada Pemilu 2024 ini.

Tentu saja, ini membuat masyarakat berinisiatif untuk melakukan nonton bareng (Nobar) dan diskusi terkait film ini. Nobar film Dirty Vote dijadwalkan akan berlangsung di Mbloc Creative Hall pada Senin (12/2/2024) pukul 19.00-21.00 WIB.

Sayangnya, nobar yang sudah direncanakan tersebut terpaksa dibatalkan secara sepihak. Pihak Peruri selaku pemilik aset Mblok space tidak memberitahukan alasan yang jelas terkait batalnya acara tersebut.

Baca Juga: Profil Bivitri Susanti, Ahli Hukum Tata Negara yang Bintangi Film Dirty Vote

Kabar tersebut pertama kali diungkapkan melalui akun Instagram @salam4jari_id. Dalam keterangannya, mereka menyebutkan bahwa nobar tersebut dibatalkan secara mendadak.

"Kabar Duka Untuk Demokrasi: Nobar & Diskusi Film Dirty Vote Dilarang!," tulis judul keterangan tersebut, Senin (12/2/2024).

Akun tersebut menyebutkan bahwa larangan tersebut diajukan oleh Peruri yang menjadi pemilik aset Mbloc Space.

"Malam ini jam 21.58 WIB kami Salam 4 Jari mendapat kabar bahwa acara nobar dan diskusi film Dirty Vote yang akan diselenggarakan tanggal 12 Februari 2024 jam 19.00-21.30 WIB di Mbloc Creative Hall mendadak dilarang oleh pihak Peruri sebagai pemilik aset Mbloc Space," jelasnya.

Tak hanya itu saja, Peruri masih belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait batalnya acara tersebut. Diketahui, pihak Peruri akan mengirimkan surat pelarangannya pada malam ini.

"Alasan yang belum diketahui dengan pasti. Surat pelarangan rencananya akan dikirimkan/diinfokan," jelasnya.

Postingan batalnya acara tersebut langsung diserbu oleh komentar netizen. Banyak yang menganggap bahwa adanya ketakutan dari suatu paslon jika film ini ditonton secara bersama.

"Masa tenang kok panik," tutur akun @arm***.

"Kukira masa tenang, ternyata masa panik," tulis akun @tak***.

"Ketika oligarki panik," kata akun @bim***.

Meskipun begitu, ada netizen yang kurang setuju dengan film ini karena ditayangkan pada saat masa tenang kampanye Pemilu 2024 sehingga mungkin saja terjadi perpecahan antara masyarakat.

"Harusnya tayangnya dari kemarin-kemarin min masalahnya ini hari tenang," tulis akun edy***.

"Oh ada salam 4 jarinya ternyata wkwkwk padahal lagi masa tenang," komentar akun @riz***.

"“DIRTY VOTE kecurangan pemilu dirancang” harusnya bahas tentang kecurangan 31rb surat suara yg sudah tercoblos ya," ujar akun @mhd***.

Sekilas Film Dokumenter Dirty Vote

Dirty Vote adalah film dokumenter yang akan membahas sisi gelap dari Pemilu 2024 ini. Film ini dibintangi oleh tiga pakar hukum ternama yaitu Bivitri Susanti, Feri Amsari, dan Zainal Arifin Mochtar.

Ketiganya akan menyampaikan perspektif mengenai kecurangan yang terjadi pada Pemilu 2024, mulai dari awal pemilihan wakil presiden hingga penggunaan fasilitas negara untuk kampanye.

Film ini diproduksi oleh WatchDoc yang disutradarai oleh Dandhy Dwi Laksono. Dirty Vote dirilis pada minggu tenang Pilpres 2024, Minggu (11/2/2024) melalui Youtube Dirty Vote.

Rumah produksi WatchDoc juga pernah merilis sejumlah film saat momentum pemilu. Pada 2014, WatchDoc merilis film Ketujuh. Lalu pada 2017, mereka merilis film Unfair menjelang Pilkada DKI Jakarta.

Selain itu, mereka juga merilis film Sexy Killers pada Pilpres 2019 lalu. Terakhir, ada film Dirty Vote yang dirilis menjelang pemilu 2024.

Baca Juga: Film Dirty Vote Tak Bisa Mengubah Persepsi Publik atau Menurunkan Elektabilitas Paslon Manapun

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
D