Akurat

Ribut Perkara Petisi Guru Besar Soal Jokowi, Komika Bintang Emon Bikin Sindiran

Rahmat Ghafur | 6 Februari 2024, 08:36 WIB
Ribut Perkara Petisi Guru Besar Soal Jokowi, Komika Bintang Emon Bikin Sindiran

AKURAT.CO Komika Bintang Emon bikin sindiran kepada masyarakat yang menentang petisi guru besar terkait kewajiban netralitas Jokowi dalam Pilpres 2024 mendatang.

Dalam sindiran tersebut, Bintang Emon menjelaskan bahwa guru besar memiliki kontribusi yang besar bagi negara Indonesia, sehingga mereka berhak untuk mengajukan petisi tersebut kepada Presiden Joko Widodo.

Bintang Emon bahkan menegaskan bahwa guru besar sampai saat ini masih harus menuntut ilmu di usia yang tidak lagi muda. Ia pun merasa miris dengan masyarakat yang mempertanyakan kontribusi yang telah diberikan oleh para guru besar.

Baca Juga: Sikapi Gelombang Petisi, Jokowi Santai Saja

"Guru besar itu kerjanya nyari ilmu dan menyebarkan ilmu, bahkan sampai sekarang di usia yang sudah senja masih dilakukan dan masih ditanya apa kontribusi buat negara?," kata Bintang Emon di Instagram pribadinya pada Senin (5/2/2024).

Selain itu, Bintang Emon juga mengkritik masyarakat yang menyatakan bahwa pendapatnya ini disampaikan hanya karena bayaran dari seseorang.

"Dikatain wah dibayar nih. Pasti butuh duit lu ya. Pengen jabatan lu ya. Gua sih kalau yang dikatain orang biasa gapapa," tuturnya

Bintang Emon kemudian menanyakan kepada masyarakat yang mengkritik petisi yang dibuat oleh para guru besar, mengingat bahwa mereka adalah individu yang luar biasa di Indonesia.

Dengan demikian, Bintang Emon menyimpulkan bahwa kritik semacam itu tidak bisa datang dari individu yang hebat, karena orang yang tidak sejalan cenderung memiliki pandangan yang berbeda terkait hal tersebut.

"Ini guru besar artinya tuh udah bukan sehebat apalagi orangnya. Tapi selama nggak sejalan. Pasti dibayar. Pasti pengen sesuatu lu kan," ujarnya.

Bintang Emon menjelaskan kepada masyarakat yang tidak setuju terkait petisi tersebut bahwa tujuan petisi yang dilakukan oleh guru besar adalah untuk meminta agar Pak Jokowi bisa memastikan kompetisi yang ada berjalan dengan cara yang sehat.

"Ini orang-orang yang ngamuk guru besar kritik ke pak Jokowi udah pada tau belum bentuk kritiknya, isi kritiknya itu apa?," tutur Bintang Emon.

"Isinya tuh cuman minta kompetisi yang dihadirkan yang sehat. Udah itu doang. Dan semua peserta pemilu bisa menang di kompetisi yang sehat ini," sambungnya.

Video Bintang Emon ini pun banjir komentar dari berbagai pihak. Banyak netizen setuju dengan pernyataan yang disampaikan oleh pelawak tersebut karena petisi guru besar ini sudah benar apa adanya dan mereka telah memiliki kontribusi yang besar untuk Indonesia.

"Guru besar capek2 Riset tahunan, bikin jurnal penelitian buat mencerdaskan anak bangsa pake ditanya "udah ngasih kontribusi apa buat negara" atuh laaaah kumaha sia we," tutur akun @ras***.

"Bapak saya salah satu guru besar di salah satu univ yg bersuara jg (walau tdk terlibat dlm kegiatan langsung disitu). Setau saya, bapak saya fokusnya sangat besar ke pendidikan aja. Kalo dibilang mo dibayar, jiaaahh mo bayar berapa? Masa iya diamplopin 100rb guru besarnya maookk? Masa iya jabatan? Beliau2 jabatannya sudah ada wkwkwk banyakan dah mau sepuh, plisss lah anak2 muda penerus bangsa," tulis akun @ayu***.

"Sejauh ini, argumen ini yg paling mewakili," kata akun @har***.

"Very well said mas emon. Terima kasih sudah memberi wawasan buat orang yang dengan mudah hujat akademisi, saya juga bukan akademisi sih, dan gatau kinerja tiap guru besar. Tapi, seenggaknya beliau-beliau pasti orang dengan integritas, yang kalo menulis selalu sistematis dan dengan bukti. Masa orang dengan guru besar nggak pernah publish paper kan ga mungkin ya. Jadi perspektif beliau-beliau ini bisa jadi valid," tulis akun @fan***.

Baca Juga: Tolong…. Jangan Anggap Miring Kritikan Guru Besar

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
D