Akurat Logo

Jangan Sampai Tersesat! Ini Misteri Pulau Sempu Malang yang Memiliki Mitos dan Larangan untuk Wisatawan

Iim Halimatus Sadiyah | 29 Desember 2023, 19:58 WIB
Jangan Sampai Tersesat! Ini Misteri Pulau Sempu Malang yang Memiliki Mitos dan Larangan untuk Wisatawan

AKURAT.CO Baru-baru ini, seorang mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) dilaporkan hilang saat melakukan penelitian di Pulau Sempu, Malang, sehingga dikaitkan dengan misteri yang ada.  

Pasalnya, mitos dan larangan di Pulau Sempu memang cukup sakral yang harus dipahami oleh wisatawan agar tidak bertindak berlebihan.

Sebenarnya, Pulau Sempu sendiri masih tertutup untuk wisatawan, meskipun memiliki banyak keindahan alam yang sangat memanjakan mata.

Menurut surat edaran SE.02/k.2/BIDTEK.2/KSA/9/2017, yaitu melarang aktivitas wisata ke Cagar Alam Pulau Sempu.

Baca Juga: Wisatawan Dilarang Datang ke Pulau Sempu Malang

Surat edaran tersebut menyatakan bahwa wisatawan dan kegiatan lainnya tidak diperbolehkan di Pulau Sempu Malang tanpa izin pengelola.

Oleh sebab itu, para wisatawan harus tahu misteri Pulau Sempu terkait mitos hingga larangan yang tidak bisa dibiarkan.

Mengutip berbagai sumber, Jumat (29/12/2023), berikut ini mitos dan larangan yang ada di Pulau Sempu yang sebaiknya kamu jauhi.

Mitos dan Larangan Pulau Sempu Malang

Pulau Sempu memiliki luas sekitar 8.700 hektar dan dikelilingi oleh Selat Bali. Berdasarkan Besluit van den Gouverneur-Generaal van Nederlandsch-Indie No 69 dan No 46, 15 Maret 1928, Pulau Sempu Malang telah menjadi cagar alam sejak zaman kolonial Belanda.

Salah satu keunikan Pulau Sempu Malang yang menarik perhatian adalah danau di dalam wilayah dengan air yang berasal dari laut dan melewati lubang karang, yaitu Segara Anakan.

Namun hingga saat ini, belum ada peneliti yang mengungkap misteri-misteri yang ada di Segara Anakan.

Baca Juga: Makan Kacang Bisa Bikin Jerawatan, Mitos Atau Fakta?

Menurut mitos orang-orang lokal mengatakan bahwa di Pulau Sempu ada sebuah suku yang aneh dan misterius, serta memiliki tubuh kerdil.

Suku ini disebut tinggal di lembah-lembah di dalam hutan dan tidak pernah berinteraksi dengan orang lain.

Keberadaan suku ini belum pernah dibuktikan secara ilmiah, tetapi banyak orang percaya bahwa mereka ada.

Hal ini disebabkan oleh beberapa situs kuno di Pulau Sempu yang diduga memiliki hubungan dengan suku unik tersebut.

Misteri lain yang menyeramkan dari Pulau Sempu Malang yaitu keberadaan hantu laut Pulau Sempu. Orang-orang percaya bahwa hantu ini sering terlihat di sekitar Segara Anakan.

Biasanya, warga lokal menggambarkan hantu laut ini sebagai wanita cantik yang mengenakan pakaian serba putih.

Orang-orang juga sering menghubungkan hantu laut yang cantik ini dengan cerita tentang putri raja yang tenggelam di Segara Anakan.

Baca Juga: Persaudaraan 98: Gibran Effect Hapus Mitos Jawa Tengah Kandang Banteng, Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran

Mitos lainnya yang ada di Pulau Sempu, yaitu disebut telah dihuni oleh sosok ular besar dan Keraton Trembini.

Keraton Trembini tersebut dipercaya sebagai wilayah yang berisikan para wanita cantik, sehingga sangat tabu untuk pria berada di sana.

Menurut mitos, jika ada seorang pria yang tersesat di Pulau Sempu, maka dipercaya akan jadi korban pelecehan oleh sekumpulan wanita hingga mati.

Meskipun terdengar tidak masuk akal dan menyeramkan, namun para pria yang datang tetap harus waspada agar tidak salah langkah dan tersesat.

Sebagian orang juga percaya bahwa di kawasan Segara Anakan di Pulau Sempu terdapat sebuah suara misterius yang sering muncul dan terdengar di malam hari.

Beberapa orang mengatakan suara misterius ini mirip dengan suara orang yang menangis atau menjerit.

Namun, suara aneh yang sering muncul itu tidak pernah ada wujudnya dan tidak ada yang pernah melihat siapa yang bersuara.

Itulah kumpulan misteri yang menjadi mitos dan larangan saat wisatawan datang ke Pulau Sempu Malang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.