Kopi hingga Tenun NTT, Ini yang Dicari Pembeli di Pasar Global

AKURAT.CO Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki beragam produk unggulan, mulai dari kopi, kain tenun hingga makanan dan minuman olahan. Namun, peningkatan kapasitas produksi belum cukup untuk memastikan produk-produk tersebut mampu bertahan dan berkembang di pasar.
Persoalan akses pasar menjadi salah satu perhatian dalam penyelenggaraan Flobamorata Creative Expo (FCE) 2026 di Kupang.
Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menilai penguatan UMKM perlu diarahkan bukan hanya pada kemampuan memproduksi barang, tetapi juga bagaimana produk tersebut bertemu dengan konsumen dan pembeli.
Baca Juga: Gengtengisasi Serap 500 Ribu Genteng Produksi UMKM Plered
Plt. Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Reghi Perdana mengatakan FCE 2026 diharapkan menjadi ruang bagi pelaku UMKM NTT untuk memperluas jaringan usaha.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi NTT yang telah menghadirkan FCE. Kegiatan seperti ini penting karena memberikan ruang kepada UMKM untuk memperkenalkan produknya sekaligus bertemu langsung dengan konsumen, buyer, dan calon mitra usaha,” kata Reghi saat pembukaan FCE 2026 di Lippo Plaza Kupang.
FCE 2026 berlangsung pada 2-4 Oktober 2026. Kegiatan tersebut mempertemukan pelaku UMKM dengan konsumen, pembeli, mitra usaha, lembaga pembiayaan hingga pihak yang berkaitan dengan ekspor.
Sejumlah kegiatan disiapkan, antara lain masterclass, talkshow, kompetisi, business matching, konsultasi ekspor, serta konsultasi pembiayaan perbankan.
Menurut Reghi, keberadaan akses pasar menjadi penting karena peningkatan kapasitas produksi tanpa diikuti permintaan yang memadai berisiko tidak memberikan dampak maksimal terhadap pertumbuhan usaha.
Baca Juga: 5 Alasan Neon Box Masih Jadi Andalan UMKM untuk Menarik Pelanggan
“Kita ingin UMKM tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga mampu membaca kebutuhan pasar, menghasilkan produk yang berkualitas, dan terhubung dengan rantai pasok. Karena itu, akses pasar harus menjadi bagian penting dalam pengembangan UMKM,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 3Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 6Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 7Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Rocky Gerung Minta Buruh Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Jangan Mundur jika Berhadapan Kekuasaan
- 10Hanya Kompromi Politik, Fahri Hamzah Tantang DPR Tetapkan Ambang Batas Parlemen Nol atau 20 Persen



