Dua Remaja 17 Tahun Dipenjara 10 Tahun karena Bakar Restoran India di London

AKURAT.CO Dua remaja berusia 17 tahun dijatuhi hukuman 10 tahun penjara karena membakar restoran India di London dalam serangan yang menyebabkan lima pelanggan mengalami luka bakar parah dan mengubah kehidupan mereka secara permanen.
Serangan pembakaran restoran India di London itu terjadi pada 22 Agustus 2025 di Indian Aroma. Kedua remaja tersebut datang membawa pedang dan pisau sebelum menyiramkan bensin di dalam restoran dan membakar lokasi saat sejumlah pelanggan sedang makan.
Pengadilan Old Bailey pada Jumat mengungkap bahwa pembakaran restoran India di London tersebut merupakan aksi yang telah direncanakan. Jaksa mengatakan, saat kedua remaja menguasai pintu masuk restoran, orang ketiga bergerak ke bagian belakang dan menyiramkan bensin ke lantai serta meja sebelum api dinyalakan.
Serangan Direncanakan dengan Matang
Dalam persidangan, jaksa mengungkapkan terdapat delapan pelanggan di dalam restoran ketika serangan dimulai. Para pengunjung disebut hanya bisa terpaku ketakutan saat bensin disebarkan ke berbagai bagian restoran, termasuk kursi yang sedang diduduki pelanggan.
Setelah menyiramkan bensin, para pelaku keluar dan membiarkan pintu restoran hampir tertutup. Sebuah kertas yang terbakar kemudian digunakan untuk memicu api hingga terjadi ledakan.
Kedua remaja tersebut kemudian melarikan diri menggunakan mobil curian setelah restoran terbakar. Enam kendaraan beserta kru dari London Fire Brigade dikerahkan untuk menangani kebakaran.
Hakim menggambarkan aksi tersebut sebagai operasi yang "canggih dan profesional" dengan tingkat perencanaan tinggi. Menurut hakim, kedua terdakwa memahami bahwa tindakan mereka dapat menyebabkan cedera serius, bahkan kematian, terhadap orang-orang yang sama sekali tidak mereka kenal.
"Kalian melakukannya dengan darah dingin," kata hakim kepada kedua remaja tersebut.
Hakim juga meyakini keduanya kemungkinan bertindak atas arahan seorang pelaku yang lebih tua dan berpengalaman. Namun, sosok yang diduga mengarahkan aksi tersebut hingga kini belum teridentifikasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 3Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 6Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 7Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Rocky Gerung Minta Buruh Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Jangan Mundur jika Berhadapan Kekuasaan
- 10Hanya Kompromi Politik, Fahri Hamzah Tantang DPR Tetapkan Ambang Batas Parlemen Nol atau 20 Persen


