Akurat Logo

Dua Remaja 17 Tahun Dipenjara 10 Tahun karena Bakar Restoran India di London

Fitra Iskandar | 5 Oktober 2026, 09:37 WIB
Dua Remaja 17 Tahun Dipenjara 10 Tahun karena Bakar Restoran India di London
Restoran Indian Aroma telah tutup secara permanen menyusul serangan pembakaran yang terjadi pada Agustus 2025 - Indiatoday

AKURAT.CO Dua remaja berusia 17 tahun dijatuhi hukuman 10 tahun penjara karena membakar restoran India di London dalam serangan yang menyebabkan lima pelanggan mengalami luka bakar parah dan mengubah kehidupan mereka secara permanen.

Serangan pembakaran restoran India di London itu terjadi pada 22 Agustus 2025 di Indian Aroma. Kedua remaja tersebut datang membawa pedang dan pisau sebelum menyiramkan bensin di dalam restoran dan membakar lokasi saat sejumlah pelanggan sedang makan.

Pengadilan Old Bailey pada Jumat mengungkap bahwa pembakaran restoran India di London tersebut merupakan aksi yang telah direncanakan. Jaksa mengatakan, saat kedua remaja menguasai pintu masuk restoran, orang ketiga bergerak ke bagian belakang dan menyiramkan bensin ke lantai serta meja sebelum api dinyalakan.

Serangan Direncanakan dengan Matang

Dalam persidangan, jaksa mengungkapkan terdapat delapan pelanggan di dalam restoran ketika serangan dimulai. Para pengunjung disebut hanya bisa terpaku ketakutan saat bensin disebarkan ke berbagai bagian restoran, termasuk kursi yang sedang diduduki pelanggan.

Setelah menyiramkan bensin, para pelaku keluar dan membiarkan pintu restoran hampir tertutup. Sebuah kertas yang terbakar kemudian digunakan untuk memicu api hingga terjadi ledakan.

Kedua remaja tersebut kemudian melarikan diri menggunakan mobil curian setelah restoran terbakar. Enam kendaraan beserta kru dari London Fire Brigade dikerahkan untuk menangani kebakaran.

Hakim menggambarkan aksi tersebut sebagai operasi yang "canggih dan profesional" dengan tingkat perencanaan tinggi. Menurut hakim, kedua terdakwa memahami bahwa tindakan mereka dapat menyebabkan cedera serius, bahkan kematian, terhadap orang-orang yang sama sekali tidak mereka kenal.

"Kalian melakukannya dengan darah dingin," kata hakim kepada kedua remaja tersebut.

Hakim juga meyakini keduanya kemungkinan bertindak atas arahan seorang pelaku yang lebih tua dan berpengalaman. Namun, sosok yang diduga mengarahkan aksi tersebut hingga kini belum teridentifikasi.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.