Akurat

UMKM Indonesia Kantongi Potensi Ekspor Rp5,98 Miliar ke Taiwan

Esha Tri Wahyuni | 9 Februari 2026, 11:30 WIB
UMKM Indonesia Kantongi Potensi Ekspor Rp5,98 Miliar ke Taiwan

AKURAT.CO Upaya memperluas pasar ekspor UMKM Indonesia ke Taiwan membuahkan hasil positif. Sesi business matching yang digelar KDEI Taipei bersama Kementerian Perdagangan dan Akademi Mudah Ekspor (AME) mencatat potensi transaksi sebesar USD357 ribu atau setara Rp5,98 miliar.

Business matching yang berlangsung pada 1 Februari 2026 tersebut mempertemukan 24 UMKM binaan AME dengan 20 calon pembeli potensial asal Taiwan. Produk yang ditawarkan mencakup makanan ringan, bumbu, sambal, kopi, gula merah organik, hingga produk fesyen dan kerajinan tangan.

“Kegiatan ini berhasil menarik minat pembeli potensial dan memperoleh respons yang sangat positif. Kami berharap dapat berkontribusi langsung terhadap peningkatan ekspor Indonesia ke Taiwan,” ujar Kepala KDEI Taipei, Arif Sulistiyo dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (9/2/2026).

Baca Juga: Kemkomdigi Buka Akses Desain Digital, 8.000 Akun Canva Pro Dibagikan ke UMKM

Selain produk konsumsi, UMKM juga memamerkan produk penunjang sektor pertanian seperti pupuk organik. Arif menilai diversifikasi produk menjadi nilai tambah dalam menjangkau pasar Taiwan yang semakin terbuka terhadap produk UMKM Indonesia.

Menurut Arif, Taiwan merupakan mitra dagang strategis Indonesia di kawasan Asia Timur, khususnya untuk produk makanan dan minuman. Tren perdagangan menunjukkan permintaan yang konsisten terhadap produk pangan asal Indonesia.

“Tren ini menegaskan tingginya minat pasar Taiwan terhadap produk makanan dan minuman UMKM Indonesia. Ini menjadi peluang strategis bagi UMKM untuk memperluas akses pasar ekspor,” ujarnya.

Salah satu calon pembeli potensial asal Taiwan, George, menilai produk camilan UMKM Indonesia memiliki peluang besar untuk bersaing. Namun, ia menekankan pentingnya penyesuaian produk.

“Produknya sangat menarik, tetapi perlu penyesuaian informasi kemasan dan komposisi bahan agar sesuai dengan preferensi konsumen lokal,” kata George.

Data Kemendag menunjukkan kinerja ekspor makanan dan minuman Indonesia ke Taiwan terus meningkat. Pada 2025, nilai ekspor sektor ini tercatat sebesar USD75,93 juta, tumbuh 6,03% dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga: ​Sambut Ramadan, Muslim Life Fair Bekasi 2026 Jadi Panggung Inovasi UMKM dan Ruang Hijrah

Pada periode yang sama, total perdagangan Indonesia–Taiwan mencapai USD9,95 miliar, dengan nilai ekspor Indonesia ke Taiwan sebesar USD5,54 miliar. Capaian tersebut memperkuat posisi Taiwan sebagai salah satu pasar potensial bagi UMKM Indonesia untuk memperluas ekspor berkelanjutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.