Kementerian UMKM Bangun Ekosistem Digital Inklusif

AKURAT.CO Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kemenkop UMKM) menyiapkan strategi baru untuk mempercepat transformasi digital. Salah satunya dengan membangun ekosistem digital yang inklusif melalui platform berbasis kemitraan publik-swasta.
Asisten Deputi Bidang Produksi dan Digitalisasi Usaha Kecil, Ali, menjelaskan platform ini akan bersinergi dengan Lembaga Layanan Pemasaran KUKM (SMESCO) sebagai badan layanan umum Kemenkop UMKM.
Tujuannya adalah menyediakan akses yang lebih luas bagi pelaku usaha kecil dalam memanfaatkan teknologi, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas pasar.
Baca Juga: PalmCo Dorong UMKM Wastra Naik Kelas Lewat Pelatihan Fesyen Premium
“Harapan kami, platform ini dapat menjadi tulang punggung ekosistem digital UMKM yang inklusif dan kolaboratif,” ujarnya.
Selain memperkuat infrastruktur digital, Kemenkop UMKM juga menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan. Hal ini diperlukan mengingat mayoritas UMKM masih mengandalkan peralatan manual atau semi-manual, sehingga produktivitasnya relatif rendah.
Melalui kegiatan pelatihan dan diskusi lintas sektor di berbagai daerah, Kemenkop UMKM berupaya merumuskan solusi konkret. Dukungan pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, hingga komunitas penggiat UMKM dinilai krusial dalam menciptakan kolaborasi yang berkesinambungan.
Baca Juga: POJK Baru Buka Akses Lebih Luas Bagi UMKM Dapatkan Pembiayaan
Langkah ini juga selaras dengan program prioritas RPJMN 2024–2029 yang menempatkan digitalisasi sebagai pilar penting transformasi ekonomi nasional. Dengan dukungan ekosistem yang kuat, UMKM diharapkan mampu naik kelas dan berdaya saing di pasar internasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








