UMKM Jadi Ikon Ruang Publik, Pemerintah Gandeng Komunitas Kreatif

AKURAT.CO Pemerintah terus mendorong sinergi antara pelaku UMKM dan komunitas kreatif dalam pengembangan ruang publik sebagai wadah pertumbuhan ekonomi lokal dan penguatan identitas nasional.
Hal ini ditegaskan Menteri UMKM Maman Abdurrahman saat menghadiri acara Blok M Hub Kuliner. Dirinya menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas seperti Jakcloth dan asosiasi kuliner menunjukkan bahwa ruang publik bisa menjadi panggung utama bagi UMKM.
“UMKM bukan sekadar penjual makanan kaki lima. Di sini kita lihat mereka hadir membawa kualitas, inovasi, dan karakter kuat yang mencerminkan identitas bangsa,” ujar Maman.
Baca Juga: UMKM Kuasai 75% Pasar Peralatan Outdoor, Menteri Maman Optimis Mampu Tembus Pasar Global
Menurutnya, Blok M Hub adalah contoh keberhasilan pengelolaan ruang publik yang tidak hanya ramah UMKM, tetapi juga estetis, nyaman, dan produktif. Pemerintah berkomitmen menjadikan model seperti ini sebagai referensi nasional.
Ia menambahkan bahwa peran komunitas kreatif menjadi kunci dalam membangun branding positif UMKM. Event-event tematik, kurasi produk, hingga tata kelola yang profesional turut memperkuat daya saing pelaku usaha kecil di pasar yang semakin kompetitif.
“Kita ingin UMKM bisa tampil percaya diri, bukan hanya sebagai pelengkap, tetapi sebagai pelaku utama dalam ekonomi nasional,” tegasnya.
Maman juga menyampaikan apresiasi atas disiplin dan dedikasi para pelaku UMKM dalam menjaga standar kebersihan dan kenyamanan lingkungan, yang menjadi syarat utama keberlangsungan program.
Baca Juga: Menteri Maman Pastikan Ekosistem Digital Aman bagi Pelaku Usaha Kecil
Dengan penguatan kolaborasi ini, pemerintah berharap UMKM bisa menjadi ikon ruang publik di kota-kota besar dan sekaligus menjadi representasi kemajuan ekonomi inklusif yang berakar dari kekuatan rakyat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










