Akurat

6 Pilihan Hampers Lebaran 2025 yang Paling Diminati, Yuk Simak!

Demi Ermansyah | 31 Maret 2025, 10:40 WIB
6 Pilihan Hampers Lebaran 2025 yang Paling Diminati, Yuk Simak!

AKURAT.CO Lebaran bukan hanya tentang momen berkumpul dan silaturahmi, tapi juga tentang berbagi kebahagiaan. Salah satu cara yang paling populer untuk berbagi di momen spesial ini adalah dengan memberikan hampers atau bingkisan Lebaran. 

Seiring perkembangan zaman, tren hampers terus berkembang dan semakin beragam. Tahun 2025 pun tidak ketinggalan menghadirkan tren hampers yang unik, mulai dari produk lokal khas daerah hingga hampers eksklusif yang dibuat secara custom. 

Berikut ini adalah beberapa tren hampers Lebaran yang menjadi favorit tahun ini dikutip dari laman Cermati.

1. Hampers Berbasis Produk Lokal Khas Daerah

Tahun 2025, semakin banyak orang yang mulai menghargai produk-produk lokal. Hal ini didorong oleh meningkatnya kesadaran terhadap keberlanjutan ekonomi daerah serta kualitas produk dalam negeri yang semakin baik. Oleh karena itu, hampers berbasis produk lokal khas daerah menjadi pilihan yang menarik.

Baca Juga: Ini 30 Daftar Ucapan Idul Fitri 2025 Islami Singkat Penuh Makna, Bisa untuk Tulisan di Hampers Lebaran

Misalnya, hampers yang berisi aneka camilan tradisional seperti dodol Garut, nastar homemade dari Yogyakarta, atau kopi khas Gayo dari Aceh. 

Selain itu, ada juga hampers dengan kerajinan tangan seperti batik tulis dari Pekalongan, tenun khas Nusa Tenggara, atau peralatan makan berbahan kayu dari Jepara. 

Dengan memilih hampers seperti ini, pengirim tidak hanya memberikan bingkisan yang berkesan, tetapi juga turut mendukung pengrajin dan UMKM lokal.

2. Hampers Custom dengan Nama Penerima

Personalized hampers atau hampers custom dengan nama penerima semakin digemari, karena memberikan sentuhan yang lebih eksklusif dan personal. Tren ini memungkinkan pengirim untuk menyesuaikan isi hampers sesuai dengan preferensi dan kebutuhan penerima.

Misalnya, hampers yang berisi produk perawatan tubuh yang sesuai dengan jenis kulit penerima, atau hampers makanan yang disesuaikan dengan diet penerima (seperti hampers khusus vegan atau hampers bebas gluten). 

Selain itu, ada juga hampers yang dikemas dengan desain khusus yang mencantumkan nama penerima, inisial, atau bahkan pesan khusus yang membuatnya lebih berkesan.

3. Hampers Ramah Lingkungan dengan Kemasan Daur Ulang

Seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan, hampers dengan konsep ramah lingkungan mulai menjadi pilihan utama. Tren hampers ramah lingkungan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari isi hampers hingga kemasannya.

Produk yang ada di dalam hampers bisa berupa barang-barang yang eco-friendly, seperti tas belanja dari bahan daur ulang, sabun organik tanpa kemasan plastik, atau sedotan stainless steel yang bisa digunakan berulang kali.

Kemasan hampers pun dibuat dari bahan-bahan yang lebih ramah lingkungan, seperti kotak kayu, anyaman bambu, atau kertas daur ulang yang bisa digunakan kembali. 

Tren ini tidak hanya mendukung gerakan go green, tetapi juga memberikan pesan bahwa berbagi kebahagiaan bisa dilakukan dengan cara yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

4. Hampers Berkonsep Luxury dan Eksklusif

Bagi mereka yang ingin memberikan bingkisan dengan kesan mewah, hampers luxury menjadi pilihan yang menarik. 

Tren ini mencakup hampers yang berisi produk-produk premium, seperti cokelat artisan dari merek terkenal, teh impor berkualitas tinggi, madu organik dari peternakan terbaik, hingga parfum atau skincare dari brand eksklusif.

Baca Juga: Ragam Oleh-oleh Kuliner Khas Daerah yang Wajib Dibawa Setelah Mudik Lebaran 2025

Selain isinya yang premium, hampers ini juga biasanya dikemas dengan sangat elegan, menggunakan bahan seperti velvet, kayu berkualitas tinggi, atau bahkan kotak dengan ukiran khusus. 

Hampers eksklusif ini sering kali dipesan oleh perusahaan untuk diberikan kepada klien penting atau rekan bisnis sebagai bentuk apresiasi.

5. Hampers Digital Berisi Voucher dan Langganan Premium

Di era digital, hampers tidak selalu berbentuk fisik. Tren hampers digital mulai meningkat pesat, terutama di kalangan anak muda dan pekerja profesional yang lebih menyukai hadiah berbasis pengalaman dibandingkan barang.

Hampers digital bisa berupa kumpulan voucher belanja dari berbagai e-commerce, langganan streaming film atau musik, atau bahkan kelas online eksklusif sesuai minat penerima.

Selain lebih praktis, hampers digital juga lebih fleksibel karena bisa dikirim secara instan tanpa perlu repot dengan proses pengemasan dan pengiriman.

6. Hampers DIY (Do It Yourself) yang Bisa Dirakit Sendiri

Konsep hampers DIY juga mulai menarik perhatian di tahun 2025. Tren ini memungkinkan penerima untuk merakit sendiri hampers yang mereka inginkan. Biasanya, pengirim akan mengirimkan beberapa bahan atau produk dalam bentuk terpisah, lalu penerima bisa merangkai atau mengolahnya sesuai dengan preferensi mereka.

Misalnya, hampers DIY untuk membuat kue Lebaran, yang berisi bahan-bahan seperti tepung, mentega, dan gula, serta resep khusus. Ada juga hampers DIY untuk perawatan tubuh, yang berisi bahan-bahan alami seperti minyak esensial, garam mandi, dan masker wajah alami. Konsep ini tidak hanya unik, tetapi juga memberikan pengalaman yang lebih interaktif bagi penerima.

Tren hampers Lebaran 2025 semakin bervariasi dan menawarkan banyak pilihan yang sesuai dengan berbagai preferensi dan kebutuhan. 

Dari hampers berbasis produk lokal, hampers custom dengan nama penerima, hampers ramah lingkungan, hingga hampers digital yang lebih praktis, semua bisa menjadi pilihan menarik untuk berbagi kebahagiaan di Hari Raya.

Dalam memilih hampers, ada baiknya mempertimbangkan selera dan kebutuhan penerima agar bingkisan yang diberikan bisa lebih berkesan. 

Selain itu, memilih hampers dari pelaku usaha lokal atau produk ramah lingkungan bisa menjadi langkah kecil yang berdampak besar dalam mendukung ekonomi serta menjaga keberlanjutan lingkungan. 

Jadi, hampers mana yang akan kamu pilih untuk Lebaran tahun ini?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.