Menteri Maman Bakal Tutup Marketplace yang Tak Berpihak ke UMKM
Yosi Winosa | 15 Januari 2025, 22:30 WIB

AKURAT.CO Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, memberikan peringatan keras kepada platform marketplace digital yang enggak mendukung pengusaha kecil.
Menurutnya, jika ada marketplace yang tidak berpihak kepada UMKM, pemerintah tidak segan-segan menutup platform tersebut.
Hal ini disampaikan Maman dalam acara pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama serta peluncuran logo baru Kementerian UMKM di Blok B Tanah Abang, Jakarta, Rabu (15/1/2024).
Baca Juga: Menteri Maman Dorong UMKM Jadi Motor Penggerak Program MBG
“Kalau ada marketplace yang enggak berkontribusi untuk kepentingan UMKM, kita tinggal koordinasi sama MenkoDigi, langsung tutup. Kita enggak main-main soal ini,” tegas Maman.
Tak sampai disitu saja. Maman juga menyebut beberapa marketplace besar seperti Tokopedia, Goto, dan Shopee, yang diundang dalam acara tersebut agar marketplace harus mendukung produk lokal agar pengusaha kecil bisa bersaing di pasar yang semakin digital.
“Saya sampaikan ini di depan masyarakat dan para pengusaha UMKM. Kalau marketplace enggak mendukung produksi lokal, hati-hati. Kita enggak ragu ambil tindakan tegas,” tambahnya.
Menurut Maman, digitalisasi UMKM adalah salah satu cara untuk bertahan dan berkembang di era digital. Ia berharap langkah ini bisa mempercepat transformasi UMKM lokal menuju pasar global.
“Kalau ada marketplace yang enggak berkontribusi untuk kepentingan UMKM, kita tinggal koordinasi sama MenkoDigi, langsung tutup. Kita enggak main-main soal ini,” tegas Maman.
Tak sampai disitu saja. Maman juga menyebut beberapa marketplace besar seperti Tokopedia, Goto, dan Shopee, yang diundang dalam acara tersebut agar marketplace harus mendukung produk lokal agar pengusaha kecil bisa bersaing di pasar yang semakin digital.
“Saya sampaikan ini di depan masyarakat dan para pengusaha UMKM. Kalau marketplace enggak mendukung produksi lokal, hati-hati. Kita enggak ragu ambil tindakan tegas,” tambahnya.
Menurut Maman, digitalisasi UMKM adalah salah satu cara untuk bertahan dan berkembang di era digital. Ia berharap langkah ini bisa mempercepat transformasi UMKM lokal menuju pasar global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









