Tanggap Teten Soal Menteri UMKM Baru dan Pemisahan Koperasi
Demi Ermansyah | 19 Oktober 2024, 12:24 WIB

AKURAT.CO Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) akan dibagi menjadi dua lembaga terpisah pada era pemerintahan presiden terpilih, Prabowo Subianto.
Struktur baru ini akan terdiri dari Kementerian Koperasi dan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), langkah yang dinilai dapat memperkuat fokus pada masing-masing sektor.
Merespon hal tersebut, Menteri Kemenkop UKM saat ini, Teten Masduki, menegaskan bahwa pemisahan ini merupakan hak prerogatif presiden terpilih dalam menentukan formasi kabinet. "Yaa, itu kan hak presiden terpilih, termasuk dalam mengubah struktur kementerian," ujar Teten di kantornya, Jumat (18/10/2024).
Baca Juga: Calon Menteri UMKM Prabowo Minta UMKM Dilibatkan oleh Industri Komponen Kendaraan Listrik
Fokus Prabowo pada Penguatan Koperasi
Teten juga menyebut bahwa Prabowo memiliki perhatian khusus pada pengembangan koperasi. Hal ini berkaitan dengan sejarah keluarga Prabowo, di mana kakeknya, Margono Djojohadikoesoemo, pernah menjabat sebagai pengawas koperasi di Indonesia.
"Pak Prabowo memang punya konsen untuk memperkuat koperasi, karena kakeknya dulu adalah pengawas koperasi," ungkap Teten.
Respon Penunjukan Menteri Baru
Teten mengonfirmasi bahwa Prabowo telah memilih Budi Arie Setiadi sebagai Menteri Koperasi dan Maman Abdurrahman sebagai Menteri UMKM. Teten menyatakan dirinya sudah berkomunikasi dengan kedua calon menteri tersebut dan siap membantu transisi agar keduanya bisa bekerja selaras.
"Saya akan membantu membagi pekerjaan dan memastikan mereka bisa bersinergi demi kepentingan bersama," jelasnya.
Sinergi Koperasi dan UMKM
Menurut Teten, koperasi selama ini telah berperan penting sebagai jembatan bagi para pelaku UMKM di berbagai sektor, mulai dari pertanian hingga jaringan ritel. Meskipun nantinya kementerian ini akan dipecah, ia optimistis sinergi antara koperasi dan UMKM akan tetap terjaga.
"Di sektor seperti pertanian dan retail, koperasi bisa menjadi alat komunikasi yang efektif. Jadi meskipun dipisah, saya yakin kerjasamanya bisa terus berlanjut," tutur Teten.
Pemisahan SDM dan Struktur Deputi
Teten juga mengungkapkan bahwa sumber daya manusia di kementerian saat ini akan dibagi ke dalam dua lembaga baru. Pembagian ini akan melibatkan pemetaan ulang deputi untuk memastikan pengisian posisi strategis.
"Deputi-deputi akan dipisah sementara, dan nanti setelah pemerintahan baru terbentuk, kami akan menyusun rencana pengisian SDM serta deputi tambahan," paparnya.
Dengan pemisahan ini, diharapkan baik Kementerian Koperasi maupun Kementerian UMKM dapat bekerja lebih efektif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan penguatan sektor-sektor strategis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 8Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik







