Akurat

Pesona Swarga Bumi, Pegadaian Promosikan Produk-produk Kreatif Kota Sukabumi

Wahyu SK | 9 September 2024, 17:07 WIB
Pesona Swarga Bumi, Pegadaian Promosikan Produk-produk Kreatif Kota Sukabumi

AKURAT.CO PT. Pegadaian berkolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Sukabumi sukses menyelenggarakan Pesona Swarga Bumi pada 31 Agustus sampai 1 September 2024.

Acara yang digelar di Museum Pegadaian, Sukabumi, ini merupakan lanjutan dari coaching clinic untuk UMKM Fashion bersama desainer Wignyo Rahadi yang dilaksanakan pada 21-22 Juni lalu.

Acara ini dirancang sebagai wadah untuk mempromosikan produk fashion dan kerajinan lokal, serta melestarikan budaya daerah guna memperkuat daya saing produk lokal di pasar nasional dan internasional.

"Kegiatan ini sangat baik karena Pemerintah Kota Sukabumi didukung oleh Pegadaian, ingin mengangkat wastra, khususnya batik lokal. Wastra bukan hanya kain tradisional, tetapi memiliki makna dan simbol yang dalam. Yang mencakup dimensi warna, ukuran dan bahan seperti batik, tenun, songket dan lain sebagainya," jelas Wignyo Rahadi, desainer dan CEO Tenun Gaya.

Ia menambahkan, selama ini pelatihan yang dilakukan baru sebatas mengajarkan cara membuat batik.

Namun, sekarang melangkah lebih jauh dengan melatih para desainer fashion serta menjahit pakaian.

"Hasilnya ditampilkan dalam fashion show di event Pesona Swarga Bumi ini, untuk mengetahui perkembangan batik Kota Sukabumi. Saya juga berkomitmen untuk membantu mempromosikan wastra ke luar negeri. Agenda terdekat kami adalah show di Paris, Laos serta Praha," ujar Wignyo.

Tidak hanya fashion show, pameran produk lokal, beauty class, talkshow dan pementasan seni, acara ini juga menyelenggarakan berbagai kompetisi kreatif.

Baca Juga: Ketua MKD: Polda Jangan Ragu Menindak Penyalahgunaan TNKB Khusus Anggota DPR RI

Termasuk lomba rancang aksesoris, lomba fashion show, lomba memasak dan lomba video kreasi, yang berhasil menarik perhatian masyarakat luas dan meningkatkan partisipasi komunitas lokal.

Penjabat Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, mengatakan bahwa pentingnya mendukung akselerasi produk lokal agar dapat terus berkembang dan bersaing di tingkat nasional dan internasional.

"Event Pesona Swarga Bumi ini merupakan upaya untuk membangkitkan ekonomi lokal, terutama dalam menumbuhkan UKM, IKM dan pengrajin di sektor ekonomi kreatif. Ini adalah inovasi dari Dekranasda yang didukung penuh oleh Pegadaian dan sponsor lainnya," ujarnya.

"Pesona Swarga Bumi juga menjadi momentum yang baik, terutama bagi Pegadaian yang memiliki museum dengan nilai sejarah yang besar. Berdirinya Pegadaian yang diawali dari Kota Sukabumi dapat menjadi destinasi wisata edukatif bagi pelajar dan masyarakat lainnya," jelas Kusmana.

Pada kesempatan ini pula, Dekranasda Kota Sukabumi meluncurkan aplikasi SIKANDA (Sistem Informasi Kerajinan Tangan Daerah Kota Sukabumi) sebagai platform digital, untuk mempromosikan produk kerajinan dari Kota Sukabumi yang harapannya dapat memperluas jangkauan pasar hingga kancah internasional.

Direktur Jaringan Operasi dan Penjualan PT. Pegadaian, Eka Pebriansyah, menyampaikan, acara ini adalah wujud nyata dari komitmen Pegadaian dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan nomor 8, terkait pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

"Kami percaya bahwa dengan memberikan akses yang lebih luas kepada pembiayaan dan dukungan strategis. Kita dapat mendorong pertumbuhan UMKM lokal dan meningkatkan daya saing produk kreatif Indonesia di pasar global," katanya, melalui keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (9/9/2024).

Baca Juga: Cara Nonton dan Link Streaming Peluncuran iPhone 16 di Apple Event 2024

Ajang Pesona Swarga Bumi tidak hanya sekadar wadah promosi, tetapi juga sebagai katalisator bagi pelaku industri kreatif di Kota Sukabumi untuk terus berkarya, berinovasi dan bersaing di pasar global.

Selain pelaksanaan Pesona Swarga Bumi, delapan hasil karya terbaik dari UMKM fashion peserta coaching clinic turut dipresentasikan dalam acara fashion show Muslim Fashion Festival (MUFFEST) di Jakarta pada 8-11 Agustus 2024.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK