Hunian Terbangun, 1.740 ASN Siap Pindah ke IKN

AKURAT.CO Pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara (IKN) mendekati penyelesaian menjelang perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-79. Salah satu proyek yang hampir selesai adalah hunian untuk aparatur sipil negara (ASN).
Plt Wakil Kepala Otorita Ibu Kota Negara (OIKN), Raja Juli Antoni di Instagram, terlihat hunian ASN beserta fasilitasnya telah mencapai tahap akhir pembangunan. Raja menunjukkan bagaimana apartemen yang akan ditempati ASN dirancang dengan fasilitas yang modern.
"Insyaallah, teman-teman ASN akan segera pindah ke IKN. Berikut adalah gambaran apartemen yang akan mereka huni, dan tentunya sangat keren," ungkap Raja, dikutip dari instagramnya @rajawntoni pada Rabu (24/7/2024).
Hunian tersebut terdiri dari tiga kamar tidur, dua kamar mandi, serta dapur lengkap dengan kitchen set. Setiap kamar dilengkapi dengan tempat tidur, AC, lemari, dan meja kerja. Ruang tamu juga disediakan dengan sofa, televisi, meja tamu, dan pendingin ruangan.
“Saya yakin ASN akan betah tinggal di apartemen ini. Kami tunggu kedatangan kalian di IKN," tambah Raja.
Menurut MenPANRB Azwar Anas, tahap pertama akan melibatkan 1.740 ASN yang akan pindah ke IKN. Angka ini diperoleh berdasarkan jumlah unit apartemen yang disiapkan untuk ASN, termasuk dari kementerian dan TNI-Polri.
"Saat ini, kami sudah melakukan koordinasi dengan Kementerian PUPR dan Bappenas. Pada November mendatang, direncanakan 47 tower akan selesai. Setiap tower memiliki 60 unit, dan luasnya 98 meter persegi," jelas Azwar di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (1/7/2024).
Azwar menambahkan bahwa dari 47 tower yang direncanakan, 29 akan diisi oleh ASN, sementara 18 tower akan digunakan oleh TNI-Polri.
“Masing-masing unit akan memiliki tiga kamar. Jika satu tower diisi oleh satu ASN, maka sekitar 1.740 ASN akan pindah ke IKN," paparnya.
Pada Juli, direncanakan akan ada 8 tower selesai dengan total 480 unit, diikuti 14 tower dengan 840 unit pada September, dan 7 tower dengan 420 unit pada November.
"Presiden telah memutuskan bahwa tower khusus untuk eselon I akan dihuni sendiri, terutama bagi mereka yang sudah berkeluarga. Sementara unit besar dengan tiga kamar akan diisi oleh tiga ASN bagi yang belum berkeluarga," tukas Azwar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








