Akurat

BI dan BP2MI Berdayakan Ekonomi Pekerja Migran Indonesia

Silvia Nur Fajri | 31 Mei 2024, 19:32 WIB
BI dan BP2MI Berdayakan Ekonomi Pekerja Migran Indonesia

AKURAT.CO Pekerja Migran Indonesia (PMI) memegang peranan penting dalam perekonomian nasional, tercermin dari kontribusi mereka dalam bentuk remitansi yang menjadi salah satu penyumbang devisa terbesar negara.

Bank Indonesia (BI) dan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menekankan pentingnya memperkuat kerja sama dan koordinasi guna meningkatkan pemberdayaan ekonomi dan keuangan PMI. Komitmen ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (NK) antara Deputi Gubernur BI, Juda Agung, dan Kepala BP2MI, Benny Rhamdani di Jakarta pada tanggal 31 Mei.

Kerja sama tersebut mencakup pemberdayaan ekonomi dan keuangan pekerja migran, peningkatan edukasi dan literasi perlindungan konsumen, pengembangan data dan statistik PMI untuk mendukung kebijakan, serta berbagai bentuk kerja sama lainnya yang mendukung tugas dan wewenang BI dan BP2MI. Nota Kesepahaman ini berlaku hingga 31 Mei 2029.

Baca Juga: Kementan Ajak Pekerja Migran Tekuni Pertanian

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Juda Agung, menggarisbawahi tiga aspek utama untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi dan keuangan PMI. Pertama, pada tahap pra-keberangkatan, para pekerja migran perlu dibekali literasi keuangan untuk mengelola keuangan secara bijak dan aman serta memanfaatkan remitansi untuk tujuan produktif.

Kedua, saat penempatan di luar negeri, pekerja membutuhkan layanan remitansi yang handal dan terpercaya. "Mereka perlu didukung dengan peningkatan literasi layanan sistem pembayaran dan perlindungan konsumen," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (31/5/2024).

Ketiga, pada saat kembali ke tanah air, perlu ada dorongan pemberdayaan ekonomi melalui akses pembiayaan dari lembaga keuangan formal dan program pelatihan kewirausahaan. Dengan demikian, pekerja migran yang kembali ke Indonesia memiliki bekal yang cukup untuk memulai usaha mandiri dan berkontribusi pada perekonomian. 

"Kerja sama yang baik antara BP2MI dan BI diharapkan dapat berlangsung semakin kuat dan erat sehingga dapat memberikan dampak positif bagi para pekerja migran," tambah Juda.

Kepala BP2MI, Benny Rhamdani, menyatakan bahwa kerja sama ini adalah langkah strategis untuk mengatasi tantangan akses keuangan yang sering dihadapi pekerja migran. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan para pekerja migran, sehingga mereka dapat mewujudkan visi PMI yang Merdeka, Berdaya, dan Sejahtera. 

"Kerja sama antara BP2MI dan BI merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan akses keuangan yang kerap dihadapi pekerja migran," kata Benny.

Dengan adanya sinergi antara BI dan BP2MI, diharapkan pemberdayaan ekonomi dan keuangan PMI dapat semakin kuat, mendukung kesejahteraan mereka, dan memberikan kontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.