SDG Bekali Keterampilan Warga Ciamis Sulap Koran Bekas Jadi Produk Berkelas

AKURAT.CO Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu pilar terpenting dalam perekonomian Indonesia. Peran utamanya bisa menyediakan kesempatan kerja, menciptakan pangsa pasar, serta berkontribusi dalam peningkatan pendapatan daerah atau negara.
Seiring perkembangan zaman, pelbagai macam produk UMKM tercipta dari tangan-tangan kreatif insan bangsa. Termasuk dengan mendayagunakan limbah koran bekas menjadi produk yang berkelas dan bernilai jual tinggi.
Seperti yang dilakukan Santri Dukung Ganjar (SDG) pada Jumat (22/12/2023).
Simpatisan Ganjar-Mahfud itu membekali keterampilan warga mengolah suatu karya melalui pelatihan yang digelar di Jalan Pemuda Nomor 11A, Ciamis, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Baca Juga: Larangan Politik Identitas dalam Al-Quran dan Hadits Nabi, Umat Islam Wajib Baca Agar Tidak Tertipu
"Kita memberikan pelatihan kepada masyarakat yaitu mengubah koran bekas menjadi barang kreatif ataupun barang yang berkelas. Salah satunya adalah koran bekas itu bisa menjadi piring juga vas bunga. Itu adalah salah satu langkah membantu ekonomi masyarakat," ujar Koordinator Wilayah SDG Jawa Barat, Achmad Hakiki.
Hakiki mengaku terinspirasi untuk mengadakan pelatihan dari sosok calon presiden Ganjar Pranowo yang sangat peduli terhadap peningkatan UMKM. Hal itu terbukti dari program-program positif yang digencarkan Ganjar selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah dua periode.
Berbagai upaya dilakukan Ganjar untuk memajukan UMKM di antaranya dengan menginisiasi Lapak Ganjar sebagai wadah para pelaku UMKM untuk mempromosikan produknya.
Baca Juga: PDIP Klaim Respons Masyarakat Sangat Positif dalam Safari Politik Siti Atikoh
Kemudian, Ganjar juga mendorong perkembangan UMKM di Jawa Tengah dengan memfasilitasi terobosan baru "Hetero Space". Lewat kreatif hub itu, Ganjar menjawab berbagai kebutuhan pengetahuan UMKM, sebelum menjual produk tersebut.
"Kita terinspirasi dari gagasan Bapak Ganjar yang memang Pak Ganjar ini memberikan gagasan untuk bagaimana masyarakat bisa berkembang sekreatif mungkin. Harapannya kepada masyarakat dari koran bekas atau limbah ketika diolah menjadi barang berkelas itu menjadi nilai baru yang tentunya untuk meningkatkan UMKM," jelas Hakiki.
Adapun limbah koran bekas dapat disulap menjadi piring atau vas bunga yang cantik. Ke depannya Hakiki berharap warga semakin kreatif dalam mengolah koran bekas menjadi kado untuk hadiah ulang tahun maupun persembahan hadiah wisuda.
Baca Juga: Lama Bungkam, Betrand Putra Onsu Ngaku Juga Soal Kedekatannya dengan Sarwendah
Apalagi bahan pembuatannya hanya bermodalkan koran yang terbilang cukup murah dan mudah untuk didapat. Selain itu, cara untuk mengolah koran menjadi suatu produk bernilai juga sangat gampang.
Tidak perlu merogoh kocek yang dalam atau bahkan gratis untuk membuat karya dari koran, namun hasilnya bisa dijual dengan harga yang menjanjikan yaitu berkisar Rp30.000 hibgga Rp40.000.
Hakiki mengungkapkan, warga Ciamis sangat antusias mengikuti pelatihan. Tampak ratusan peserta terlibat langsung dan aktif untuk membuat karya dari koran.
Hakiki berharap, langkah ini memudahkan Ganjar-Mahfud mendulang suara dukungan di daerah Ciamis dan sekitarnya.
"Harapannya mungkin dengan doa serta dukungan masyarakat Bapak Ganjar dan Bapak Mahfud mendapatkan suara yang tinggi di Ciamis," pungkas Hakiki.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









