Akurat

Wamendag Akui Neraca Perdagangan Indonesia Terus Surplus Berkat Pelaku UMKM

Siti Ayu Rachma | 20 Juli 2022, 15:05 WIB
Wamendag Akui Neraca Perdagangan Indonesia Terus Surplus Berkat Pelaku UMKM

AKURAT.CO, Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia Jerry Sambuaga mengatakan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) salah satu yang ikut memberikan dukungan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Ia memaparkan data neraca perdagangan Indonesia pada Juni 2022 tercatat sudah USD24,89 miliar. Ini merupakan surplus yang artinya ekspor Indonesia lebih besar dari pada impor.

“Ini tentunya merupakan saah satu yang menjadi pencapaian kerja keras semua pihak antara Kementerian Perdagangan, Kementerian dan Lembaga serta DPR RI. Alhamdulilah kita tidak pernah defisit,” ucap Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia Jerry Sambuaga dalam webinar Akurat.co bertema UMKM GOES TO GLOBAL MARKET yang didukung oleh Bank BNI, PT Jamkrindo dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)", Rabu (20/7/2022).

Dirinya sangat bersyukur bahwa ekspor Indonesia selalu surplus. Ekspor yang menjadi andalan Indonesia adalah batu bara, minyak sawit, alas kaki. Kemudian untuk negara tujuannya adalah Amerika Serikat, China, India, Jepang.

Oleh karena itu, menurutnya untuk menggapai strategi supaya menjadikan UMKM sebagai produk-produk andalan untuk ekspor. Mengingat UMKM berkontribusi juga untuk konsumsi rumah tangga dan daya beli masyarakat.

“Kita mengetahui kontribusi untuk konsumsi rumah tangga dan meningkatkan daya beli masyarakat,” tambahnya.  

Lebih lanjut Kementerian Perdagangan akan terus memberikan kemudahan dan benefit kepada para pelaku UMKM dari hulu ke hilir, supaya dapat memperkenalkan produk-produknya ke perdagangan luar negeri.

Sekadar informasi, sebelumnya penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dilakukan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dinilai tepat sebagai stimulus pemulihan ekonomi nasional. Hal ini tercermin dari publikasi riset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

BRIN menyebut KUR BRI telah memberikan manfaat selama masa pandemi, terutama untuk mendorong pelaku UMKM bertahan dan bangkit kembali ketika pagebluk pandemi mereda.

Direktur Bisnis Mikro BRI Supari pun mengatakan, perseroan mendukung penuh pemerintah yang mendorong perluasan jangkauan KUR.

"Dampak KUR sangat nyata dan positif untuk memperkuat pelaku UMKM di saat pandemi. Kemudian ketika ekonomi membaik, KUR ini juga akan mendorong mereka naik kelas. Program pemulihan ekonomi nasional dari pemerintah dalam kerangka menyikapi masalah pandemi ini tepat sekali," kata Supari dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (19/7/2022).[]

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.