Menteri Maman Ajak Akademisi Kawal Transformasi UMKM Naik Kelas

AKURAT.CO Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengajak para akademisi dan komunitas intelektual untuk terlibat aktif dalam mengawal transformasi UMKM di Indonesia.
Ajakan tersebut disampaikan dalam seminar bertema “UMKM Naik Kelas” yang digelar oleh Ikatan Alumni Doktor Akuntansi (Ikadokansi) FEB Universitas Trisakti.
Dalam forum tersebut, Maman menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk membangun ekosistem UMKM yang inklusif dan berkelanjutan.
“Saya bukan Superman. Saya butuh dukungan dari para pejuang intelektual seperti Bapak dan Ibu sekalian. Hanya dengan kerja kolektif, transformasi UMKM bisa terjadi,” ujar Maman.
Baca Juga: UMKM Kuasai 75% Pasar Peralatan Outdoor, Menteri Maman Optimis Mampu Tembus Pasar Global
Ia juga menyoroti peran strategis para doktor di bidang ekonomi dan akuntansi dalam merumuskan arah kebijakan yang berbasis bukti dan data, terutama dalam memperkuat rasio kewirausahaan nasional dan mendorong transisi dari usaha mikro ke skala kecil dan menengah.
Kementerian UMKM saat ini memiliki dua mandat besar yakni meningkatkan rasio kewirausahaan nasional menjadi 3,1% pada 2025 dan memperbesar proporsi usaha kecil dan menengah dari total pelaku UMKM yang saat ini masih didominasi usaha mikro.
Dengan dukungan sistem digital SAPA UMKM, pemerintah menargetkan pembinaan yang lebih terstruktur dan tepat sasaran.
Baca Juga: GoTo Apresiasi 40.000 Mitra Juara Gojek & GoPay, Dorong Inklusi dan UMKM
Namun, Maman mengakui bahwa keberhasilan sistem ini juga bergantung pada partisipasi aktif kalangan intelektual dalam mengawal implementasinya di lapangan.
“Tanpa pengawasan akademisi dan dukungan dari komunitas ilmiah, regulasi yang ada akan sulit untuk diwujudkan secara efektif,” tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 6Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 7Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 8Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 9OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya
- 10Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta







