Menteri UMKM Dorong Closed Loop Business untuk Tingkatkan Skala Usaha

AKURAT.CO Pemerintah menargetkan reformasi besar dalam ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pendekatan Closed Loop Business Ecosystem. Model kemitraan ini dinilai sebagai jawaban atas rendahnya daya saing UMKM akibat diskoneksi dengan industri besar.
Hal ini disampaikan Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman saat melepas ekspor 27 ton ikan layur ke Fuzhou, China, sebagai bagian dari Program Holding UMKM Klaster Kelautan dan Perikanan.
Maman menilai, selama ini banyak UMKM tertinggal karena minimnya konektivitas dengan rantai pasok industri besar.
“Ada jurang besar antara UMKM dan pelaku usaha besar. Untuk itu, saya inisiasi konsep Closed Loop Business Ecosystem agar tercipta ekosistem usaha yang saling menopang,” tuturnya.
Baca Juga: Efisiensi Anggaran Jadi Pemicu Inovasi, Menteri Maman: UMKM Tetap Didukung Pemerintah
Dalam model tersebut, UMKM tidak hanya berproduksi, tetapi menjadi bagian utuh dari proses bisnis dari hulu ke hilir. Hal tersebut mencakup dukungan akses pembiayaan, pasar, pelatihan, dan jaminan keberlanjutan usaha.
Kementerian UMKM telah menugaskan Deputi Bidang Usaha Menengah untuk mengidentifikasi 10 sektor prioritas klaster. Sektor kelautan dan perikanan menjadi percontohan pertama yang kini berhasil menembus pasar ekspor.
“Benchmark yang kita pelajari antara lain dari sektor otomotif yang sudah memiliki rantai pasok kuat. Hal ini bisa diterapkan juga dalam sektor-sektor lainnya,” kata Maman.
Selain ekspor, acara ini juga menandai kerja sama antara Kementerian UMKM dan BNI dalam menyediakan fasilitas perbankan untuk mendukung pengembangan ekosistem kemitraan bisnis.
Baca Juga: Menteri Maman: Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Belanja Produk UMKM
“UMKM adalah pilar ekonomi. Mereka harus diberdayakan secara sistemik dan terstruktur, bukan hanya dibantu secara insidental,” ujarnya.
Dengan pendekatan Closed Loop, Maman berharap seluruh stakeholder dapat mengambil peran lebih aktif. “UMKM adalah pegiat ekonomi rakyat. Kita harus pastikan regulasi berpihak dan program pemerintah menjangkau hingga ke akar rumput,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit






