Aerator Bising Ganggu Kenyamanan? Ini Cara Efektif Meredam Suaranya

AKURAT.CO Aerator merupakan alat penting untuk menjaga sirkulasi udara dan kadar oksigen di dalam akuarium.
Namun, suara bising yang ditimbulkannya kerap mengganggu ketenangan rumah, terutama jika akuarium diletakkan di ruang keluarga atau kamar tidur.
Tak hanya mengganggu penghuni rumah, kebisingan aerator juga berpotensi membuat ikan menjadi stres.
Kabar baiknya, ada sejumlah cara sederhana yang bisa dilakukan untuk meredam suara aerator tanpa mengurangi fungsinya.
Berikut tips lengkap yang bisa diterapkan.
Tips Mengurangi Kebisingan Aerator
1. Periksa dan Bersihkan Aerator Secara Rutin
Kebisingan sering disebabkan oleh kotoran atau kerak yang menumpuk pada aerator. Matikan aerator, lalu rendam bagian yang kotor dalam larutan air dan cuka selama beberapa jam.
Setelah itu, bilas hingga bersih sebelum dipasang kembali. Selain meredam suara, cara ini juga menjaga performa aerator tetap optimal.
2. Pastikan Aerator Terpasang dengan Benar
Aerator yang longgar dapat menimbulkan getaran dan suara berisik. Pastikan pemasangan sudah rapat dan stabil. Jika ditemukan komponen yang aus atau rusak, sebaiknya segera diganti agar aerator bekerja lebih senyap.
3. Letakkan Aerator di Permukaan Datar dan Stabil
Posisi aerator sangat memengaruhi tingkat kebisingan. Letakkan di permukaan datar seperti papan kayu atau alas karpet tipis. Hindari permukaan keras seperti kaca atau logam karena dapat memperkuat getaran suara.
Baca Juga: Cara Membuat Aquascape Low Budget, Simpel dan Tetap Menarik
4. Gunakan Alas atau Busa Peredam
Menambahkan busa atau bantalan peredam di bawah aerator dapat menyerap getaran dengan lebih baik. Cara ini cukup efektif untuk mengurangi suara tanpa perlu mengganti alat.
5. Gantung Aerator Agar Tidak Menempel Langsung
Aerator juga bisa digantung agar tidak bersentuhan langsung dengan permukaan keras. Metode ini mampu meredam getaran, namun pastikan pemasangannya aman dan tidak mudah jatuh, terutama jika ada anak-anak di rumah.
6. Pilih Aerator Tipe Super Silent
Jika kebisingan masih terasa, pertimbangkan untuk mengganti aerator dengan tipe Super Silent atau Silent. Aerator jenis ini dirancang khusus menghasilkan suara minimal, tetap efisien, dan umumnya lebih hemat energi.
7. Periksa Tekanan Air dan Saluran Pipa
Tekanan air yang terlalu tinggi dapat memicu suara bising. Gunakan pengatur tekanan (pressure regulator) untuk menstabilkan aliran udara. Selain itu, pastikan pipa atau selang terpasang kuat dan tidak bergetar.
Suara bising aerator dapat diminimalkan dengan langkah-langkah sederhana, mulai dari perawatan rutin, pemasangan yang tepat, penggunaan alas peredam, hingga memilih aerator yang lebih senyap.
Dengan penanganan yang tepat, akuarium tetap berfungsi optimal tanpa mengganggu kenyamanan rumah.
Laporan: Lilis Anggraeni/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









