Cara Membersihkan Kerak Akuarium dengan Aman dan Efektif

AKURAT.CO Membersihkan kerak pada akuarium sering menjadi tantangan bagi pemilik ikan hias, terutama ketika noda putih, mineral, atau alga mulai menumpuk dan mengurangi kejernihan kaca.
Jika dibiarkan, kerak tidak hanya merusak estetika akuarium, tetapi juga dapat memengaruhi kualitas air dan kenyamanan ikan.
Kerak pada kaca akuarium umumnya berasal dari endapan mineral air, sisa pakan, serta pertumbuhan alga.
Dikutip dari The Spruce Pets, residu putih yang sering muncul disebabkan oleh penguapan air yang meninggalkan mineral seperti kalsium karbonat.
Kondisi ini kerap terjadi pada akuarium air tawar maupun air laut, terutama jika perawatan tidak dilakukan secara rutin atau kualitas air tergolong keras.
Oleh karena itu, pembersihan harus dilakukan dengan metode yang tepat agar kaca kembali bening tanpa merusak permukaan, sekaligus menjaga ekosistem akuarium tetap stabil dan ikan tidak mengalami stres.
Baca Juga: Cara Mencuci Gamis Sifon agar Tetap Awet dan Tidak Mengkerut
7 Langkah Membersihkan Kerak Akuarium Tanpa Merusak Kaca
1. Matikan dan Cabut Seluruh Perangkat Listrik
Sebelum membersihkan, pastikan filter, lampu, dan heater dalam kondisi mati dan dicabut dari sumber listrik. Langkah ini penting untuk mencegah korsleting serta memudahkan proses pembersihan.
2. Pindahkan Ikan ke Wadah Terpisah (Jika Diperlukan)
Jika kerak cukup tebal atau pembersihan memakan waktu lama, pindahkan ikan ke wadah sementara berisi air dari akuarium. Cara ini membantu mengurangi stres pada ikan.
3. Gunakan Scraper atau Pad Anti-Gores
Bersihkan kaca bagian dalam menggunakan scraper khusus akuarium atau pad non-abrasif. Untuk akuarium berbahan akrilik, gunakan alat yang lebih lembut agar tidak meninggalkan goresan halus.
4. Gunakan Larutan Cuka Putih atau Asam Sitrat
Untuk kerak mineral yang membandel, oleskan larutan cuka putih pada area berkerak dan diamkan selama 10–20 menit.
Setelah itu, gosok perlahan dengan kain lembut. Metode ini efektif meluruhkan endapan mineral tanpa bahan kimia berbahaya.
5. Sedot Kotoran dan Ganti Sebagian Air
Setelah kaca bersih, lakukan penggantian air sekitar 25 persen sambil menyedot kotoran di dasar akuarium menggunakan gravel vacuum. Langkah ini membantu menjaga kualitas air tetap optimal.
6. Isi Ulang Air yang Sudah Dikondisikan
Tambahkan air baru yang telah diberi water conditioner dan disesuaikan suhunya. Air yang stabil sangat penting untuk menjaga kesehatan ikan pascapembersihan.
7. Pasang Kembali Perangkat dan Masukkan Ikan
Setelah semua perangkat dipasang kembali dan kondisi air stabil, masukkan ikan secara perlahan agar tidak mengalami stres.
Membersihkan kerak akuarium tidak sulit jika dilakukan dengan cara yang tepat dan aman.
Dengan mengikuti tujuh langkah di atas, kaca akuarium dapat kembali jernih tanpa risiko kerusakan, sementara ikan tetap sehat dalam lingkungan yang bersih dan stabil.
Perawatan rutin akan membuat akuarium lebih indah dan mudah dirawat dalam jangka panjang.
Baca Juga: Hak Peserta Magang Resmi Diatur Permenaker, Ini Daftarnya
Laporan: Salsabilla Nur Wahdah/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










