Akurat

CEO RS Mandaya Ben Widaja Masuk Daftar Fortune 40 Under 40 2026

Saeful Anwar | 17 Februari 2026, 11:52 WIB
CEO RS Mandaya Ben Widaja Masuk Daftar Fortune 40 Under 40 2026

AKURAT.CO Co-founder & President Director Mandaya Hospital Group, Dr. Ben Widaja MBChB (UK), resmi masuk dalam daftar Fortune Indonesia 40 Under 40 tahun 2026.

Pengakuan ini diberikan kepada para pemimpin muda yang dinilai berhasil menciptakan dampak signifikan di bidangnya sebelum usia 40 tahun.

Daftar Fortune Indonesia 40 Under 40 menyoroti figur-figur inspiratif lintas sektor—mulai dari bisnis hingga pemerintahan—yang mampu menerjemahkan visi dan strategi menjadi perubahan nyata.

Masuknya nama dr. Ben, yang kini berusia 38 tahun, mencerminkan transformasi besar yang ia dorong dalam sistem pelayanan kesehatan swasta di Indonesia.

Di bawah kepemimpinannya, Mandaya Royal Hospital Puri berkembang pesat, baik dari sisi kualitas layanan medis, tata kelola, maupun kinerja finansial.

Dalam waktu dua tahun sejak beroperasi, Mandaya Royal Hospital Puri berhasil menembus jajaran 10 rumah sakit dengan pendapatan tertinggi di Indonesia.

Rumah sakit ini juga mencatatkan EBITDA positif dalam enam bulan pertama serta membukukan net profit dalam 18 bulan awal operasional—capaian yang tergolong cepat di industri rumah sakit.

“Pengakuan ini bukan hanya tentang saya, tetapi tentang bagaimana Mandaya berupaya menghadirkan standar baru layanan kesehatan di Indonesia—menggabungkan kualitas klinis, teknologi, dan pengalaman pasien yang benar-benar berpusat pada manusia," kata dr. Ben dalam keterangan persnya, Selasa (17/2/2026).

Baca Juga: MBG Adalah Penambah Bukan Pengurang, Tidak Ada Anggaran Pendidikan yang Hilang

Terobosan Teknologi Medis Berstandar Global

Dr. Ben menempuh pendidikan di Faculty of Biology, Medicine, and Health, University of Manchester Medical School, Inggris, dan meraih gelar Bachelor of Medicine, Bachelor of Surgery (MBChB UK).

Latar belakang pendidikan internasional ini memperkuat visinya untuk menghadirkan layanan kesehatan berkelas dunia di Indonesia.

Sejumlah terobosan teknologi medis berhasil dihadirkan, di antaranya:

  • Lengan robot Zamenix pertama di Asia Tenggara untuk tindakan batu ginjal yang lebih presisi dan minim risiko.

  • Dua lisensi transplantasi organ (ginjal dan hati), menjadikan Mandaya satu-satunya rumah sakit swasta di Indonesia dengan kedua izin tersebut secara bersamaan.

  • Pusat kanker komprehensif dengan layanan Digital PET CT Scan, Kedokteran Nuklir, Radioterapi Linac Elekta Versa HD, Brakiterapi, Imunoterapi, ICG Cancer Surgery, Apheresis untuk kanker darah, hingga HIPEC untuk kanker usus besar dan kanker ovarium stadium lanjut.

Selain itu, Mandaya juga memperkenalkan berbagai teknologi inovatif seperti:

  • Rezum untuk pembesaran prostat jinak

  • HIFU (High Intensity Focused Ultrasound) untuk terapi miom tanpa operasi

  • Cryotherapy untuk kanker paru

  • PFA (Pulsed Field Ablation) untuk ablasi jantung

Langkah ini memperkuat posisi Mandaya sebagai rumah sakit swasta yang agresif dalam adopsi teknologi medis mutakhir.

Filosofi Kepemimpinan Berbasis Patient-Centered Care

Di bawah kepemimpinannya, dr. Ben membangun pendekatan layanan berbasis patient-centered care secara menyeluruh.

Ia meyakini bahwa rumah sakit tidak cukup hanya menjadi tempat pengobatan, tetapi juga ruang pemulihan yang menghadirkan rasa aman, nyaman, dan dihargai.

Baca Juga: Rekayasa Lalin Lebaran

Pendekatan ini diwujudkan melalui integrasi tiga fondasi utama:

  1. Kolaborasi erat antar dokter spesialis berpengalaman

  2. Pemanfaatan teknologi medis berstandar global

  3. Kehadiran tim patient experience yang memastikan kebutuhan non-medis pasien terpenuhi

Bagi dr. Ben, rumah sakit yang unggul adalah institusi yang menjaga martabat pasien, menghadirkan empati dalam setiap proses perawatan, dan menciptakan pengalaman yang manusiawi di setiap tahap perjalanan kesehatan.

Pengakuan Nasional dan Global

Kepemimpinannya yang inovatif juga mendapat pengakuan internasional. Dr. Ben tercatat menerima sejumlah penghargaan, antara lain:

  • CEO of the Year 2023 – Healthcare Asia Awards

  • CEO of the Year 2024 – Healthcare Management Excellence Awards

  • Entrepreneurial Spirit Award 2025 – EY Consulting

Dengan visi yang kuat, strategi terukur, serta keberanian berinovasi, dr. Ben Widaja kini menjadi salah satu figur paling berpengaruh dalam transformasi layanan kesehatan swasta di Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
S