Kalender Jawa 19 Februari 2026, Ini Watak dan Rezeki Weton Kamis Pahing

AKURAT.CO Menjelang berbagai momen penting di bulan Februari 2026, banyak masyarakat yang masih menjadikan kalender Jawa sebagai pedoman untuk menentukan hari baik, membaca karakter, dan merencanakan kegiatan.
Salah satu tanggal yang cukup dicari wetonnya adalah hari ini, Kamis, 19 Februari 2026.
Lantas, bagaimana perhitungan kalender Jawa 19 Februari 2026 dan seperti apa karakter weton hari ini? Simak ulasannya di bawah ini.
Kalender Jawa Kamis 19 Februari 2026
Berdasarkan perhitungan penanggalan Jawa dan Hijriah, berikut rincian kalender untuk Kamis, 19 Februari 2026:
Baca Juga: Kalender Jawa 18 Februari 2026: Cek Weton Rabu Legi, Neptu, dan Wataknya Menurut Primbon Jawa
Kalender Masehi: 19 Februari 2026
Kalender Hijriah: 1 Ramadan 1447 H
Kalender Jawa: 2 Poso 1959
Hari: Kamis
Pasaran: Pahing
Weton: Kamis Pahing
Data ini merujuk pada penanggalan resmi yang juga dirilis oleh Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai panduan masyarakat.
Pasaran dan Makna Weton Kamis Pahing
Dalam tradisi Jawa, setiap hari dan pasaran memiliki nilai atau neptu. Nilai ini digunakan untuk membaca karakter, kecocokan jodoh, hingga perhitungan hari baik.
Weton Kamis Pahing memiliki neptu sebagai berikut:
- Kamis bernilai 8
- Pahing bernilai 9
- Total neptu: 17
Namun, dalam sebagian sumber primbon, Kamis Pahing juga sering disebut memiliki neptu 16 tergantung sistem perhitungan yang digunakan.
Dikutip dari berbagai sumber, weton ini dikenal memiliki karakter yang cukup kuat dan matang dalam berpikir.
Watak dan Karakter Weton Kamis Pahing
Orang yang lahir dengan weton Kamis Pahing dipercaya memiliki beberapa sifat utama, antara lain:
1. Penuh Perhitungan dan Perencanaan
Pemilik weton ini dikenal tidak gegabah dalam mengambil keputusan. Mereka cenderung memikirkan berbagai kemungkinan sebelum bertindak.
Baca Juga: Kalender Jawa 17 Februari 2026, Cek Sifat dan Makna Hidup Weton Selasa Kliwon
2. Mandiri dan Fokus pada Diri Sendiri
Weton Kamis Pahing umumnya tidak suka mencampuri urusan orang lain. Mereka lebih memilih fokus pada tujuan dan kehidupan pribadi.
3. Teguh pada Prinsip
Dalam banyak situasi, orang dengan weton ini memiliki pendirian yang kuat. Mereka tidak mudah terpengaruh oleh tekanan lingkungan.
4. Bertanggung Jawab
Sifat tanggung jawab menjadi salah satu keunggulan weton Kamis Pahing, baik dalam pekerjaan maupun kehidupan keluarga.
Meski demikian, primbon Jawa menekankan bahwa karakter seseorang juga dipengaruhi oleh lingkungan, pendidikan, dan pengalaman hidup.
Baca Juga: Kalender Jawa 16 Februari 2026, Cek Weton Senin Wage, Neptu, dan Karakternya
Posisi Kalender Jawa Februari 2026
Memasuki Februari 2026, kalender Jawa berada dalam dua fase bulan, yaitu Ruwah dan Poso tahun Jawa 1959. Pada 1 Februari 2026, penanggalan Jawa bertepatan dengan 13 Ruwah 1959, kemudian bulan Ruwah berakhir pada 17 Februari 2026.
Selanjutnya, bulan Poso dimulai pada 18 Februari 2026, sehingga pada 19 Februari 2026 tercatat sebagai 2 Poso 1959. Adapun bulan Poso berlangsung selama 30 hari dan berakhir pada 19 Maret 2026.
Selain itu, periode ini juga bertepatan dengan awal Ramadan dalam kalender Hijriah, sehingga memiliki makna penting bagi umat Islam.
Kenapa Kalender Jawa Masih Digunakan?
Hingga saat ini, kalender Jawa masih relevan dan digunakan oleh banyak masyarakat karena memiliki berbagai fungsi penting.
Selain sebagai pedoman untuk menentukan hari baik, kalender Jawa juga membantu dalam perencanaan acara adat maupun kegiatan keluarga.
Tidak hanya itu, sistem weton dimanfaatkan untuk mengenal karakter diri, sekaligus menjadi sarana menjaga warisan budaya leluhur.
Oleh karena itu, meskipun perkembangan zaman semakin modern, nilai-nilai tradisional dalam kalender Jawa tetap dipertahankan sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Jawa.
Itulah ulasan mengenai kalender Jawa hari ini, lengkap dengan weton Kamis Pahing dan wataknya menurut primbon Jawa yang bisa kamu jadikan referensi untuk memahami makna hari kelahiran dan perencanaan kegiatan penting.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







