Ramadan Perdana, Masjid Al Ikhlas PIK 2 Dipadati Jemaah

AKURAT.CO Ramadan 1447 Hijriah menjadi momen istimewa bagi Masjid Al Ikhlas di kawasan PIK 2. Untuk pertama kalinya sejak diresmikan pada Januari 2026, masjid ini menjalani bulan suci dengan lonjakan jemaah yang signifikan.
Sejak Salat Magrib, jamaah sudah berdatangan. Area dalam masjid yang berkapasitas 600 orang penuh, sementara pelataran hingga plaza depan masjid turut dipadati jamaah yang ingin mengikuti Salat Tarawih.
Ketua DKM Masjid Al Ikhlas PIK, Eka Agus Hermansyah, menyebu, fenomena ini sudah terlihat sejak beberapa kali Salat Jumat sebelumnya.
“Jadi kalau di dalam itu sudah tidak muat, maka teras-teras yang di depan ini, lalu plaza yang pelataran, semuanya terpakai jemaah untuk pelaksanaan salat jamaah,” kata Eka, Jumat (20/2/2026).
Menurutnya, malam pertama Tarawih dipimpin imam Al-Hafiz Ustadz Aqiyas dan Ustadz Khairil. Salat Tarawih dilaksanakan 8 rakaat ditambah 3 rakaat Witir.
“Insyaallah pelaksanaan Tarawih dilakukan rutin setiap malam, dengan imam dan penceramah yang sudah dijadwalkan hingga malam ke-30,” ujarnya.
Selama Ramadan, DKM menyiapkan rangkaian program ibadah dan sosial, mulai dari takjil gratis, buka puasa bersama, santunan 500 anak yatim, hingga penyaluran bantuan bagi 1.000 pekerja kawasan PIK. Masjid juga akan menggelar itikaf pada 10 hari terakhir.
Baca Juga: Proyek Cilamaya Tuntas, Pertagas Perkuat Transmisi Gas
“Untuk itikaf tidak kami batasi kuota. Siapapun dipersilakan hadir untuk beribadah di rumah Allah ini,” tutur Eka.
Di luar agenda ibadah, Bazar Ramadan melibatkan 20 UMKM binaan CSR Agung Sedayu Group turut meramaikan suasana.
Bagi para pekerja di sekitar PIK 2, kehadiran masjid ini menjadi solusi penting. Ahmad (34), pekerja proyek di kawasan tersebut, mengaku kini tak perlu meninggalkan lokasi kerja untuk menunaikan ibadah.
“Biasanya saya harus cari masjid agak jauh. Sekarang tinggal jalan kaki, jadi tetap bisa kerja dan tidak meninggalkan kewajiban,” katanya.
Hal serupa dirasakan keluarga wisatawan dari Bekasi yang berkunjung ke PIK 2. Rina (39) mengaku terbantu karena tetap bisa beribadah di tengah agenda rekreasi.
“Anak-anak bisa tetap jalan-jalan, tapi kami tetap bisa Tarawih dengan nyaman,” ujarnya.
Ramadan perdana Masjid Al Ikhlas pun menegaskan perannya bukan hanya sebagai fasilitas ibadah, tetapi sebagai simpul sosial dan spiritual di kawasan PIK 2.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









