Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah? Cek Kalender Islam 29 Desember 2025

AKURAT.CO Pada tanggal 29 Desember 2025, kalender Hijriah menunjukkan tanggal yang berbeda-beda menurut perhitungan berbagai lembaga di Indonesia.
Penting bagi umat Islam untuk mengetahui tanggal Hijriah guna menjalankan syariat agama.
Berikut konversi tanggal Masehi 29 Desember 2025 ke dalam kalender Hijriah berdasarkan versi pemerintah (Kementerian Agama), Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah.
Konversi Tanggal 29 Desember 2025 ke Kalender Hijriah
Tanggal 29 Desember 2025 Masehi bertepatan dengan 9 Rajab 1447 Hijriah menurut beberapa sumber. Rajab adalah bulan ketujuh dalam kalender Hijriah, dan merupakan salah satu dari empat bulan haram (mulia).
Menurut Pemerintah (Kementerian Agama)
Kalender Hijriah versi pemerintah tercantum dalam Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2025 yang dirilis oleh Kementerian Agama.
Berdasarkan kalender tersebut, 1 Rajab 1447 H jatuh pada Minggu, 21 Desember 2025.
Bulan Rajab 1447 H akan berlangsung selama 30 hari hingga 19 Januari 2026, sebelum digantikan oleh bulan Syaban pada 20 Januari 2026.
Dengan demikian, pemerintah menetapkan 29 Desember 2025 sebagai 9 Rajab 1447 H.
Menurut Muhammadiyah
Muhammadiyah menetapkan 29 Desember 2025 sebagai 9 Rajab 1447 H, sama dengan versi pemerintah.
Penetapan ini didasarkan pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), sebuah upaya untuk menyatukan penanggalan Islam di seluruh dunia dengan prinsip satu hari untuk satu tanggal.
Muhammadiyah mulai menggunakan KHGT sejak tahun 1447 H, 1 Rajab 1447 H dimulai pada Minggu, 21 Desember 2025, dan bulan Rajab akan berlangsung genap 30 hari hingga 19 Januari 2026.
Menurut Nahdlatul Ulama (NU)
Nahdlatul Ulama (NU) memiliki perhitungan yang sedikit berbeda, di mana 1 Rajab 1447 H jatuh pada Senin, 22 Desember 2025.
Perbedaan ini disebabkan oleh tidak terlihatnya hilal (bulan sabit) pada Sabtu, 20 Desember 2025, sehingga metode istikmal (penyempurnaan) digunakan.
Oleh karena itu, NU menetapkan 29 Desember 2025 sebagai 8 Rajab 1447 H.
Perbedaan Dasar Penanggalan Masehi dan Hijriah
Perbedaan tanggal antara kalender Masehi dan Hijriah disebabkan oleh dasar pergerakan yang berbeda.
Kalender Masehi menggunakan pergerakan Matahari sebagai patokan, sementara kalender Hijriah mengacu pada pergerakan Bulan.
Kalender Hijriah dihitung berdasarkan peredaran bulan yang mengelilingi matahari dan peredaran bumi mengelilingi matahari.
Umumnya, satu bulan dalam kalender Hijriah berlangsung sekitar 29,530 atau 29,5 hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









