Akurat

Startup Wajib Tahu! Cara Menghemat 90 Persen Waktu Edit Foto dengan AI

Oktaviani | 24 Desember 2025, 11:17 WIB
Startup Wajib Tahu! Cara Menghemat 90 Persen Waktu Edit Foto dengan AI

AKURAT.CO Bagi banyak founder startup, waktu adalah aset paling mahal. Di tengah tuntutan pitching ke investor, membangun produk, mengurus tim, hingga menjalankan marketing, urusan edit foto seringkali jadi pekerjaan yang menyita waktu tanpa disadari.

Padahal, kebutuhan visual tetap penting mulai dari konten media sosial, website, katalog produk, hingga presentasi bisnis. Kabar baiknya, saat ini Anda bisa menghasilkan visual profesional dengan bantuan AI.

Misalnya, dengan tool online dari BeautyPlus, Anda bisa menggunakan hd foto gratis untuk meningkatkan kualitas gambar dan penghapus objek untuk membersihkan elemen yang mengganggu, tanpa harus menghabiskan berjam-jam di software editing rumit.

Dengan workflow yang tepat, startup bisa menghemat hingga 90% waktu edit foto dan tetap tampil profesional.

Fondasi Utama: Kebiasaan Memotret Cerdas yang Menghemat Waktu Edit

Sebelum masuk ke tahap editing, fondasi paling penting justru ada di proses pengambilan foto. Banyak startup terjebak berpikir bahwa semua kesalahan bisa diperbaiki saat editing.

Padahal, foto yang diambil dengan cerdas akan memangkas waktu edit secara signifikan.

Pertama, pastikan pencahayaan cukup. Cahaya alami dari jendela sering kali sudah cukup untuk kebutuhan foto produk atau personal branding.

Dengan pencahayaan yang baik, Anda tidak perlu menghabiskan waktu lama untuk koreksi exposure atau noise.

Baca Juga: Sejarah Pemetaan Dunia: Asal Usul Peta dari Peradaban Kuno hingga Era Digital

Kedua, perhatikan latar belakang sejak awal. Gunakan background polos atau area yang minim distraksi.

Semakin bersih background saat memotret, semakin cepat proses pengeditan, bahkan ketika Anda menggunakan background remover berbasis AI.

Ketiga, tentukan framing sejak awal. Foto yang terlalu miring, terlalu jauh, atau tidak fokus akan membutuhkan banyak perbaikan.

Ambil beberapa foto dengan sudut berbeda agar Anda bisa langsung memilih yang terbaik, bukan memperbaiki yang kurang ideal.

Kebiasaan kecil ini terlihat sepele, tetapi bagi startup, langkah ini bisa menghemat puluhan jam kerja dalam jangka panjang.

Tips Editing Foto yang Wajib Diketahui Startup

Masuk ke tahap inti: editing. Berikut adalah teknik editing paling penting yang sebaiknya dipahami startup agar hasil visual cepat, rapi, dan profesional.

Hapus Background: Bersih dalam Sekali Klik

Menghapus background secara manual dulu membutuhkan skill dan waktu. Kini, dengan teknologi AI, background remover mampu mendeteksi objek utama secara otomatis dan menghapus latar belakang hanya dalam hitungan detik.

Bagi startup, fitur ini sangat krusial. Foto produk bisa langsung digunakan untuk katalog, marketplace, atau materi promosi tanpa perlu sesi foto ulang. Selain itu, background yang konsisten juga membuat brand terlihat lebih profesional dan terpercaya.

Penghapus Objek: Hilangkan Gangguan Kecil yang Mengganggu Fokus

Sering kali foto sudah bagus, tapi ada detail kecil yang merusak kabel, noda di dinding, orang lewat, atau objek asing di latar belakang. Inilah fungsi object remover.

Dengan penghapus objek berbasis AI seperti yang ada di BeautyPlus, elemen-elemen ini bisa dihilangkan tanpa perlu skill editing tingkat lanjut.

AI akan mengisi area kosong secara natural sehingga hasilnya tetap terlihat realistis. Untuk startup yang ingin cepat publish konten tanpa ribet, fitur ini benar-benar game changer.

Peningkat Kualitas Gambar: Foto Biasa Jadi Lebih Profesional

Tidak semua startup punya kamera mahal. Tapi itu bukan masalah besar. Dengan image enhancer berbasis AI, foto yang kurang tajam, buram, atau kurang detail bisa ditingkatkan kualitasnya secara instan.

Tool seperti Image Enhancer dari BeautyPlus akan memperbaiki ketajaman, detail wajah, tekstur produk, dan pencahayaan secara otomatis.

Hasilnya? Foto terlihat seperti diambil dengan kamera profesional, tanpa perlu belajar teknik editing rumit.

Baca Juga: Sejarah Perusahaan Dagang Eropa: VOC dan EIC dalam Perdagangan Dunia

Crop & Framing Dasar: Cepat tapi Berdampak Besar

Cropping adalah teknik sederhana, tapi sering diremehkan. Dengan crop yang tepat, fokus foto akan langsung tertuju ke objek utama.

Untuk kebutuhan media sosial atau website, crop yang rapi juga membantu menjaga konsistensi tampilan visual brand.

Startup sebaiknya menentukan rasio standar sejak awal misalnya 1:1 untuk Instagram atau 16:9 untuk website agar proses editing lebih cepat dan terstruktur.

Color Grading: Sentuhan Akhir yang Menentukan Mood

Color grading bukan hanya soal membuat foto terlihat “cantik”, tapi juga soal konsistensi brand. Warna yang konsisten akan membuat audiens langsung mengenali identitas visual startup Anda.

Gunakan penyesuaian warna secukupnya: tingkatkan kontras, atur white balance, dan sesuaikan tone agar foto terlihat selaras dengan brand guideline.

Dengan preset atau AI color adjustment, proses ini bisa dilakukan dalam hitungan menit.

Workflow Ringkas: Cara Startup Mendapat Foto Profesional dalam Waktu Singkat

Agar lebih praktis, berikut alur kerja (workflow) sederhana yang bisa langsung diterapkan oleh startup.

1. Pemotretan Cerdas Sejak Awal

Mulai dari pemotretan yang cerdas: pencahayaan cukup, background sederhana, dan framing jelas. Langkah ini akan menentukan cepat atau lambatnya proses editing selanjutnya.

2. Edit Foto Berbasis AI (Tingkatkan Kualitas & Hapus Elemen Mengganggu)

Gunakan AI untuk tugas-tugas berat seperti meningkatkan kualitas gambar, menghapus background, dan membersihkan objek yang mengganggu.

Tahapan edit foto yang dulunya memakan waktu kini bisa dipangkas drastis tanpa mengorbankan kualitas hasil akhir.

3. Poles Cepat (Crop & Penyesuaian Warna)

Setelah foto bersih dan tajam, lakukan sentuhan akhir: crop sesuai kebutuhan platform dan sesuaikan warna agar konsisten dengan identitas brand.

4. Hasil Profesional dalam Waktu Singkat

Dengan workflow ini, startup bisa mendapatkan foto profesional untuk website, media sosial, pitch deck, dan materi promosi lainnya tanpa harus menyewa fotografer mahal atau editor khusus.

Kesimpulan: Waktu Startup Lebih Berharga dari Sekadar Edit Manual

Bagi startup, efisiensi bukan pilihan melainkan keharusan. Menghabiskan terlalu banyak waktu untuk edit foto manual bukanlah strategi yang cerdas.

Baca Juga: Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah? Cek Kalender Islam 24 Desember 2025

Dengan memanfaatkan kebiasaan memotret yang tepat dan bantuan AI untuk editing, startup bisa menghemat hingga 90% waktu kerja tanpa mengorbankan kualitas visual.

Teknologi seperti image enhancer, background remover, dan penghapus objek memungkinkan siapapun bahkan tanpa latar belakang desain menghasilkan foto profesional dengan cepat.

Fokus Anda sebagai founder atau tim startup seharusnya ada pada pertumbuhan bisnis, bukan terjebak di balik layar editing.

Singkatnya, kerja lebih cerdas dengan AI bukan hanya soal tren, tapi solusi nyata untuk startup yang ingin bergerak cepat, efisien, dan tetap tampil profesional di mata audiens dan investor.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.